alexametrics

India Laporkan Mutasi Virus Corona Varian Eta, Sangat Menular?

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar
India Laporkan Mutasi Virus Corona Varian Eta, Sangat Menular?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Menurut otoritas kesehatan setempat, ini bukan kasus pertama varian Eta di Karnataka.

Suara.com - India kembali melaporkan mutasi virus corona yang diberi nama varian eta. Virus corona varian eta ini detemukan di Mangaluru, Karnataka, India.

Laporan mengklaim, jenis varian ini terdeteksi pada seseorang yang baru saja melakukan perjalanan kembali dari Dubai.

Menurut otoritas kesehatan setempat, ini bukan kasus pertama varian Eta di Karnataka. Pada April 2020 lalu, ada dua kasus lain yang dilaporkan dari laboratorium virologi Nimhans.

Varian itu terdeteksi dengan bantuan pengurutan genome milik seorang pasien dari Mangaluru, di mana varian Eta tersebut terdeteksi.

Baca Juga: BIN Siapkan 50 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Pelajar dan Door to Door di 14 Provinsi

Sampai kini, mengingat prevalensi terjadi pada penularan varian lain, penting untuk memahami kemampuan penularan Covid-19 jenis varian Eta.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Apa itu varian Eta?

Dilansir dari Times Of India, varian Eta juga dikenal sebagai varian dari keturunan B .1.525, yang merupakan strain virus SARs-COV-2 yang membawa mutasi E484K yang sama, seperti yang ditemukan pada varian Gamma, Zeta, dan Beta.

Menurut laporan, strain virus jenis Eta ini juga membawa asam amino histidin dan valin yang sama pada posisi 69 dan 70. Di mana asam amino ini juga ditemukan pada varian Alpha, N329K (B.1.141 dan B.1.258) dan varian Y453F.

Hingga kini, varian Covid-19 Eta belum menjadi varian yang cukup mengkhawatirkan. Sebab, varian ini tidak seperti varian lain yang cukup mematikan dengan tingkat penularan dan keparahan yang tinggi.

Baca Juga: Tiru Pfizer dan Moderna, Spanyol Mulai Uji Vaksin Corona Berbasis Teknologi Messenger RNA

Akan tetapi, menurut WHO, jenis varian of interest ini akan dilihat seberapa pengaruhnya pada karakteristik virus tersebut. Mulai dari penularan, keparahan penyakit, diagnostik, terapeutik, dan pelepasan kekebalan tubuh.

Komentar