India Laporkan Mutasi Virus Corona Varian Eta, Sangat Menular?

Kamis, 12 Agustus 2021 | 12:19 WIB
India Laporkan Mutasi Virus Corona Varian Eta, Sangat Menular?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - India kembali melaporkan mutasi virus corona yang diberi nama varian eta. Virus corona varian eta ini detemukan di Mangaluru, Karnataka, India.

Laporan mengklaim, jenis varian ini terdeteksi pada seseorang yang baru saja melakukan perjalanan kembali dari Dubai.

Menurut otoritas kesehatan setempat, ini bukan kasus pertama varian Eta di Karnataka. Pada April 2020 lalu, ada dua kasus lain yang dilaporkan dari laboratorium virologi Nimhans.

Varian itu terdeteksi dengan bantuan pengurutan genome milik seorang pasien dari Mangaluru, di mana varian Eta tersebut terdeteksi.

Sampai kini, mengingat prevalensi terjadi pada penularan varian lain, penting untuk memahami kemampuan penularan Covid-19 jenis varian Eta.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Apa itu varian Eta?

Dilansir dari Times Of India, varian Eta juga dikenal sebagai varian dari keturunan B .1.525, yang merupakan strain virus SARs-COV-2 yang membawa mutasi E484K yang sama, seperti yang ditemukan pada varian Gamma, Zeta, dan Beta.

Menurut laporan, strain virus jenis Eta ini juga membawa asam amino histidin dan valin yang sama pada posisi 69 dan 70. Di mana asam amino ini juga ditemukan pada varian Alpha, N329K (B.1.141 dan B.1.258) dan varian Y453F.

Hingga kini, varian Covid-19 Eta belum menjadi varian yang cukup mengkhawatirkan. Sebab, varian ini tidak seperti varian lain yang cukup mematikan dengan tingkat penularan dan keparahan yang tinggi.

Baca Juga: BIN Siapkan 50 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Pelajar dan Door to Door di 14 Provinsi

Akan tetapi, menurut WHO, jenis varian of interest ini akan dilihat seberapa pengaruhnya pada karakteristik virus tersebut. Mulai dari penularan, keparahan penyakit, diagnostik, terapeutik, dan pelepasan kekebalan tubuh.

Ungkap WHO, varian Eta merupakan jenis yang berbeda dari semua varian lainnya. Sebab varian ini membawa mutasi E484K dan F888L.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, kasus pertama jenis varian Eta ditemukan di Inggris dan Nigeria pada Desember 2020 lalu.

Terlepas dari kasus yang terdeteksi di Karnataka, India, Mizoram melaporkan bahwa satu kasus varian Eta terjadi pada Juli tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI