Satgas Covid-19 Akui Butuh Waktu Lebih Lama untuk Turunkan Angka Kematian

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:47 WIB
Satgas Covid-19 Akui Butuh Waktu Lebih Lama untuk Turunkan Angka Kematian
Anggota Satgas Covid-19 Sulsel mempersiapkan peti untuk pasien Covid yang dinyatakan meninggal di RSKD Dadi Makassar, Senin, 26 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]

Suara.com - Kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih di atas seribu jiwa per hari. Satgas Penanganan Covid-19 mengakui, butuh waktu lebih lama untuk menurunkan angka kematian meski kasus positif harian telah menurun. 

Ketua bidang data dan teknologi informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dr. Dewi Nur Aisyah mengatakan, penurunan angka kematian akibat Covid-19 baru terjadi dalam sepekan terakhir, yakni turun 8,2 persen dari 11.977 pada periode 29 Juli sampai 4 Agustus, menjadi 11.562 selama 5 Agustus hingga 11 Agustus.

"Memang penurunan kasus sudah terjadi tiga pekan, tapi angka kematian baru berjalan dalam satu pekan. Jadi memang ada perbedaan kecepatan antara mobilitas yang kita tahan, jumlah kasus berkurang, tetapi tidak langsung angka kematian serta merta berkurang."

"Butuh waktu lebih panjang lagi untuk melihat dampak penurunan angka kematian," kata Dewi dalam siaran virtual Satgas Penanganan Covid-19, Kamis (12/8/2021).

Dalam sepekan terakhir, angka kematian masih didominasi oleh provinsi yang berada di pulau Jawa yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Menurut Dewi, hal itu terjadi lantaran jumlah penduduk di Jawa lebih banyak, begitu pula infeksi Covid-19 yang tercatat.  

Namun, ada pula beberapa provinsi di luar Jawa yang turut menyumbangkan angka kematian akibat Covid-19 yang cukup tinggi. Di antaranya Kalimantan Timur, Lampung, Riau, dan Sumatera Selatan.

"Angka kematian ini tidak hanya berasal dari pulau Jawa yang notabene memiliki jumlah penduduk banyak, tetapi juga berasal dari provinsi luar Jawa."

"Ini yang harus kita tingkatkan kembali bagaimana cara menekan angka kematian juga yang harus dievaluasi pelayanan kesehatan percepatan penanganan dan lain sebagainya," ucapnya.

baca juga

Meski secara nasional angka kematian Covid-19 turun 8,2 persen dalam sepekan terakhir, Dewi menyebut ada beberapa provinsi alami kenaikan jumlah kasus meninggal dunia.

Misal Kalimantan Selatan yang angka kematiannya dalam seminggu terakhir naik dua kali lipat dari 126 jiwa menjadi 258 jiwa. Kemudian Jawa Tengah naik dari 2.803 jiwa menjadi 2.918 jiwa.

Selain itu ada Riau yang kasus kematian naik 23,2 persen, Sumatera Utara naik angka 41,2 persen, serta Kepulauan Bangka Belitung naik 34, 4 persen.

Data Satgas Covid-19 per 11 Agustus 2021, keseluruhan angka kematian Covid-19 paling banyak ada di provinsi Jawa Timur dengan jumlah 22.997 jiwa. Peringkat kedua, Jawa Tengah 22.603 jiwa, ketiga DKI Jakarta 12.798. 

Kemudian Jawa Barat 10.377 jiwa dan peringkat kelima, Kalimantan Timur 3.965 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keterpakaian Bed Isolasi Covid-19 Jawa-Bali Sudah Turun di Bawah Standar Aman WHO

Keterpakaian Bed Isolasi Covid-19 Jawa-Bali Sudah Turun di Bawah Standar Aman WHO

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:24 WIB

Kematian Covid-19 RI Dihapus dari Indikator: "Pemerintah Tipu Diri Sendiri"

Kematian Covid-19 RI Dihapus dari Indikator: "Pemerintah Tipu Diri Sendiri"

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 10:39 WIB

Angka Kematian Penting untuk Nilai Situasi Pandemi Covid-19

Angka Kematian Penting untuk Nilai Situasi Pandemi Covid-19

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 01:10 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×