Awas, Kelamaan Duduk saat WFH Bisa Picu Menurunnya Performa Kerja

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:32 WIB
Awas, Kelamaan Duduk saat WFH Bisa Picu Menurunnya Performa Kerja
Ilustrasi WFH (Unsplash/Mateus Campos Felipe)

Suara.com - Sebuah studi meneliti hampir 15.000 pekerja Jepang yang semuanya bekerja dari rumah (WFH) selama pandemi. Penelitian tersebut menunjukkan adanya perubahan kinerja mereka dari sebelum bekerja di rumah

Melansir dari Everyday Health, empat dari lima pekerja tidak melihat adanya perubahan dalam kinerja pekerjaan mereka, menurut tanggapan survei dari para pekerja. Tetapi 15 persen pekerja mengatakan kinerja mereka memburuk setelah mereka mulai bekerja dari rumah.

Selain itu, orang-orang hampir dua kali lebih mungkin mengalami penurunan kinerja saat terlalu lama menghabiskan waktu untuk duduk saat bekerja. Penelitian ini diterbitkan di Journal of Occupational Health.

"Data ini jauh dari konklusif, tapi mulai mengungkapkan bagaimana perubahan ke pekerjaan jarak jauh dapat mempengaruhi beberapa orang," kata penulis utama studi Kenta Wakaizumi, MD, PhD, seorang peneliti di departemen anestesiologi di Keio University School of Medicine di Tokyo.

"Ada kemungkinan beberapa pekerja duduk berjam-jam karena mereka sangat berkonsentrasi dan tidak istirahat," kata Dr. Wakaizumi. 

Ilustrasi bekerja di rumah (Shutterstock)
Ilustrasi bekerja di rumah (Shutterstock)


Di satu sisi sekitar 4 persen menyatakan bahwa duduk membuat mereka lebih konsentrasi. Namun sebagian peserta lain menunjukkan bahwa duduk terlalu lama sepanjang hari membuat lebih sulit untuk fokus.

Pekerja lebih cenderung mengatakan kinerja pekerjaan mereka menurun karena total waktu yang mereka habiskan untuk duduk di siang hari meningkat. 

Dibandingkan dengan orang-orang yang tidak banyak bergerak selama kurang dari dua jam sehari, mereka yang memiliki waktu duduk dua hingga empat jam sehari memiliki kemungkinan 22 persen untuk melaporkan kinerja pekerjaan yang lebih buruk. 

Pekerja yang duduk setidaknya delapan jam sehari adalah 78 orang persen lebih mungkin untuk melaporkan kinerja pekerjaan mereka menderita.

baca juga

"Ada hubungan antara perilaku menetap (termasuk duduk terlalu lama) dan kesehatan mental yang buruk adalah masalah global," tambah Wakaizumi.

Meskipun sebagian besar data masih belum meyakinkan, tetapi penelitian mengisyaratkan bahwa perilaku menetap atau kurang gerak mungkin memang berkontribusi terhadap lebih banyak stres, suasana hati dan kualitas hidup yang memburuk, dan sekarang kinerja pekerjaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Terlalu Lama Duduk Saat WFH Bisa Turunkan Kinerja

Studi: Terlalu Lama Duduk Saat WFH Bisa Turunkan Kinerja

Lifestyle | Selasa, 10 Agustus 2021 | 05:50 WIB

Studi IBM: WFH Bikin Perusahaan Beralih ke Cloud, Ini Alasannya

Studi IBM: WFH Bikin Perusahaan Beralih ke Cloud, Ini Alasannya

Tekno | Minggu, 08 Agustus 2021 | 17:00 WIB

Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Berikut 5 Cara Mengatasinya!

Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Berikut 5 Cara Mengatasinya!

Your Say | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Tanpa Antre Cas Lama: Toyota Siapkan Hilux Bertenaga Hidrogen, Rilis Kapan?

Tanpa Antre Cas Lama: Toyota Siapkan Hilux Bertenaga Hidrogen, Rilis Kapan?

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 12:02 WIB

26 Look Mahasiswa ESMOD di Fashion Nation, Bawa Eksplorasi Desain ke Panggung Mode

26 Look Mahasiswa ESMOD di Fashion Nation, Bawa Eksplorasi Desain ke Panggung Mode

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:02 WIB

Dari Jogja untuk Veda Pratama, Dukungan Menguat Jelang MotoGP Mandalika

Dari Jogja untuk Veda Pratama, Dukungan Menguat Jelang MotoGP Mandalika

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 12:02 WIB

Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott Disebut Pemain Tak Berguna

Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott Disebut Pemain Tak Berguna

Bola | Senin, 21 September 2026 | 12:02 WIB

Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia

Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:00 WIB

Tanah Bekas Tambang Ternyata Masih Punya Kehidupan, Ini Temuan IPB

Tanah Bekas Tambang Ternyata Masih Punya Kehidupan, Ini Temuan IPB

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:55 WIB

Dipimpin Dasco, DPR Gaspol Bahas RUU Reforma Agraria Fokus Hak Tanah Rakyat

Dipimpin Dasco, DPR Gaspol Bahas RUU Reforma Agraria Fokus Hak Tanah Rakyat

News | Senin, 21 September 2026 | 11:53 WIB

5 Novel Klasik Dunia yang Tipis dan Easy to Read, Wajib Masuk Reading List!

5 Novel Klasik Dunia yang Tipis dan Easy to Read, Wajib Masuk Reading List!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:53 WIB

Amankan FIFA ASEAN Cup 2026, Polri Antisipasi Kerawanan di Stadion hingga Jalur Suporter

Amankan FIFA ASEAN Cup 2026, Polri Antisipasi Kerawanan di Stadion hingga Jalur Suporter

News | Senin, 21 September 2026 | 11:52 WIB

Erin Kerja Apa? Intip Sumber Kekayaan Mantan Istri Andre Taulany

Erin Kerja Apa? Intip Sumber Kekayaan Mantan Istri Andre Taulany

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:51 WIB

×