Kemenkes Ingatkan Lagi Risiko Penyebaran Covid-19 di Klaster Keluarga

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 16:19 WIB
Kemenkes Ingatkan Lagi Risiko Penyebaran Covid-19 di Klaster Keluarga
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Meski penularan Covid-19 bisa terjadi di mana saja, namun klaster keluarga dituduh sebagai salah satu biang kerok menyebarnya infeksi virus corona jenis baru tersebut di Indonesia.

Dikatakan oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, klaster keluarga bisa terjadi karena masih adanya anggota keluarga yang beraktivitas ke luar rumah, seperti pergi bekerja.

"Mengapa penularan terjadi pada keluarga? Satu yang pasti dari Ayah dan Ibu pasti ada yang bekerja. Kita sering nggak ingat saat jaga jarak, apalagi ngobrol dan makan bareng," ungkapnya dalam acara Pentingnya Dukungan Keluarga dan Orang Terdekat dalam Mempercepat Program Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia, Jumat (13/8/2021).

Selain klaster keluarga, tempat penularan lainnya adalah penggunaan alat transportasi umum, seperti bus dan KRL, yang kerap diisi penumpang yang berdesakan satu sama lain.

"Kita kan tahu, kalau transportasi umum itu kita akan bersama kelompok masyarakat. Karena bus itu ada terminal, jadi itu semua bisa terjadi," ungkap dr. Siti Nadia lebih lanjut.

Tak hanya lingkup keluarga dan moda transportasi umum, ruangan tertutup juga rawan menjadi lokasi penyebaran virus corona penyebab sakit Covid-19.

Berada di ruangan yang dibangun tanpa ventilasi selama lima belas menit, berisiko membuat orang tersebut terinfeksi Covid-19.

Di sisi lain, ia juga memohon kepada orangtua untuk tidak membawa anak ke tempat dengan orang banyak seperti supermarket atau mal. Hal ini mengingat anak juga bisa dengan mudah terpapar Covid-19.

"Buat Ibu yang tidak bekerja, kadang saat bertemu orang banyak di supermarket pasti lebih dari lima belas menit. Bahkan kadang-kadang mengajak anak kita, dan itu berisiko terinfeksi," ungkapnya lebih lanjut.

baca juga

"Karena itu, kita harus memberikan perlindungan bagi anak lewat vaksinasi pada usia dua belas sampai tujuh belas tahun," pungkas dr. Siti Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Vaksin Jogja 68 Ribu Dosis, Pemkot Mulai Jadwalkan Vaksinasi Pelajar Pekan Depan

Stok Vaksin Jogja 68 Ribu Dosis, Pemkot Mulai Jadwalkan Vaksinasi Pelajar Pekan Depan

Jogja | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 16:15 WIB

Istri Pemulung Meninggal Usai Keguguran dan Divonis Covid-19, Tinggalkan Tiga Anak Kecil

Istri Pemulung Meninggal Usai Keguguran dan Divonis Covid-19, Tinggalkan Tiga Anak Kecil

Jogja | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 16:10 WIB

Kemenkes Ajak Masyarakat Berperan Besar Perangi Tuberkulosis dengan Cara Ini

Kemenkes Ajak Masyarakat Berperan Besar Perangi Tuberkulosis dengan Cara Ini

Health | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni

Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni

Lampung | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Kasus Pemerasan Pemalang, KPK Geledah Kantor Kabag Umum hingga Rumah ASN

Kasus Pemerasan Pemalang, KPK Geledah Kantor Kabag Umum hingga Rumah ASN

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:30 WIB

OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan

OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Mengenal "Venus" Lewat Buku Anak yang Cerdas, Lucu, dan Menghibur

Mengenal "Venus" Lewat Buku Anak yang Cerdas, Lucu, dan Menghibur

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Percepat Penyaluran Pembiayaan Koperasi, LPDB Siapkan Innovative Credit Scoring

Percepat Penyaluran Pembiayaan Koperasi, LPDB Siapkan Innovative Credit Scoring

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

KNPRI Kumpulkan 80 Tanda Tangan, Desak DPR Proses Pemakzulan Gibran

KNPRI Kumpulkan 80 Tanda Tangan, Desak DPR Proses Pemakzulan Gibran

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Tak Hanya Kawal Bansos, Agen Perlinsos Banyumas Bantu Anak dari Keluarga Miskin Akses Pendidikan

Tak Hanya Kawal Bansos, Agen Perlinsos Banyumas Bantu Anak dari Keluarga Miskin Akses Pendidikan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:14 WIB

Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu

Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu

Sulsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13 WIB

×