Viral di TikTok Konsumsi Madu Beku, Ini Efek Sampingnya Menurut Ahli

Vania Rossa | Suara.com

Minggu, 15 Agustus 2021 | 16:04 WIB
Viral di TikTok Konsumsi Madu Beku, Ini Efek Sampingnya Menurut Ahli
Ilustrasi madu. (Pixabay)

Suara.com - Madu sudah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami yang bermanfaat untuk kesehatan. Belakangan, sebuah tren TikTok di Eropa dan Amerika Serikat menunjukkan orang-orang mengonsumsi madu beku dalam jumlah banyak, setelah salah seorang pengguna TikTok, yaitu Dave Ramirez, mempopulerkan madu beku sebagai camilannya dan dinilainya sebagai sesuatu yang menyegarkan.

Tren itu pun setidaknya menarik 900 juta penonton di TikTok berhasil menjadikan Dave sebagai "Frozen Honey King".

Dan kini, banyak orang mencoba hal yang sama mengonsumsi madu beku. Berbagai respons diberikan oleh mereka yang pernah mencoba.

Daniella Shaba yang berusia 20 tahun, misalnya, mencoba tren itu dan akhirnya menikmati bagaimana tekstur madu menjadi sangat kenyal dan berbeda dengan permen- permen yang dibuatnya, mengingat dirinya adalah seorang pembuat permen.

“Saya sangat suka ini, tentu ini berbeda dari permen-permen saya, dan ada banyak sekali pilihan,” kata Daniella.

Sedangkan Eloise Fouladgar yang memiliki 3,6 juta pengikut di TikTok, mengaku hanya merasakan rasa manis yang dingin. Ia pun mengakui tren tersebut sangatlah aneh, namun bisa memuaskan rasa penasarannya.

Ia mencoba tren itu bersama sang kekasih, namun kekasihnya itu justru merasa tak sehat usai melakukan tantangan tersebut.

Sebenarnya tidak mengherankan bahwa orang- orang yang mencoba tren tersebut mengalami perasaan tidak nyaman, sakit perut, hingga merasa ingin muntah setelah mencoba tren itu.

Hal itu berkaca pada sifat madu yang bisa meningkatkan kadar gula darah lalu kemudian menurunkan kadar tersebut secara drastis hingga akhirnya ditemukanlah banyak keluhan dengan masalah perut, mulai dari sakit perut hingga diare.

Melansir dari Healthline, pakar nutrisi di Chicago, Amanda Izquierdo, mengatakan bahwa tren ini bisa dibilang setara dengan makan permen dalam jumlah yang banyak di satu waktu.

"Tidak ada manfaatnya untuk kesehatan, dan tentunya ini juga mengganggu kadar gula di dalam tubuh dan akhirnya menyebabkan Anda mudah lapar dan mengalami gangguan saluran pencernaan,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh nutrisionis dari New York, Sarah Rueven, seperti dikutip dari New York Times. Ia menilai tren tersebut membuat kandungan madu menjadi berbahaya bagi tubuh. Hal tersebut karena para pelaku tren itu menggunakan madu dalam jumlah yang banyak dan melebihi batasan kebutuhan dan kewajaran yang bisa diterima oleh tubuh manusia.

“Saat Anda mengonsumsi madu dalam periode yang panjang dan banyak, itu justru jadi tidak sehat, Itu bisa mengarah pada masalah berat badan hingga membahayakan kesehatan gigi,” ujarnya.

Madu dan Efeknya
Madu merupakan bahan pemanis alami yang memiliki segudang manfaat jika dikonsumsi dan dikelola dengan baik, mulai dari meningkatkan kesehatan jantung, dan juga menjaga kadar antioksidan di dalam tubuh.

Namun selayaknya sesuatu jika dipakai atau dikonsumsi berlebihan, maka madu yang dikonsumsi berlebihan menjadi tidak efektif dan justru berbahaya bagi orang yang mengonsumsinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh, Ini 5 Jenis Madu Yang Laris Diburu Saat Pandemi

Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh, Ini 5 Jenis Madu Yang Laris Diburu Saat Pandemi

Health | Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:23 WIB

Manfaat Madu dan Air Mawar untuk Kulit Iritasi Akibat Sering Bermasker

Manfaat Madu dan Air Mawar untuk Kulit Iritasi Akibat Sering Bermasker

Riau | Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:06 WIB

5 Manfaat Madu Organik untuk Kesehatan, Nomor 1 Penting saat Pandemi Covid-19

5 Manfaat Madu Organik untuk Kesehatan, Nomor 1 Penting saat Pandemi Covid-19

Health | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 10:15 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB