Kemenkes Sebut Program Vaksinasi Covid-19 Indonesia Masuk 10 Besar Tercepat Dunia

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 16 Agustus 2021 | 12:18 WIB
Kemenkes Sebut Program Vaksinasi Covid-19 Indonesia Masuk 10 Besar Tercepat Dunia
Sejumlah warga melakukan observasi usai mendapatkan vaksinasi COVID-19 di Yayasan St Fransiskus Asisi, Jakarta, Selasa (3/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kementerian Kesehatan mengklaim bahwa laju vaksinasi Covid-19 Indonesia termasuk sepuluh besar tercepat di dunia. Bahkan di antara negara Asia Tenggara, program vaksinasi Covid-19 Indonesia menjadi yang tercepat.

Hingga saat ini, lebih dari 80 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikan kepada penduduk Indonesia.

Laju vaksinasi yang tinggi menempatkan Indonesia di urutan 10 negara dengan jumlah vaksinasi terbanyak di dunia.  Data tersebut tercatat dalam grafis yang disusun oleh Our World in Data.

"Percepatan program vaksinasi ditambah dengan stok vaksin yang cukup, membuat cakupannya tinggi. Apalagi di bulan Agustus 2021 ini Kemenkes tengah berusaha mencapai jumlah penyuntikan 2 juta dosis per hari."

"Ini demi upaya kita segera mencapai herd immunity di 208 juta penduduk Indonesia,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/8/2021).

Di dunia, laju vaksinasi Indonesia berada di bawah Perancis. Sementara di Asia Tenggara, Indonesia menempati peringkat pertama, di atas Malaysia dan Filipina.

Nadia menjelaskan bahwa jumlah dosis vaksin yang diberikan bisa lebih banyak dari jumlah penduduk suatu negara. Hal itu karena sebagian besar vaksin Covid-19 disuntikkan sebanyak dua dosis.

Dengan target 208,5 juta orang sasaran vaksinasi, Indonesia membutuhkan sekitar 416 juta dosis vaksin.

Selama delapan bulan program vaksinasi berjalan, suntikan vaksin dosis pertama Indonesia baru mencapai hampir 20 persen dari jumlah populasi penduduk. Sementara dosis keduanya baru hampir 10 persen. 

baca juga

“Pemerintah sangat berharap masyarakat mau ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi sesuai dengan jadwal vaksinasi. Karena vaksin Covid-19 terbukti dapat mengurangi risiko sakit berat bila terpapar Covid-19," kata Nadia.

Data Satgas Penanganan Covid-19, per 13 Agustus 2021, jumlah orang yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama sebanyak 52,61 juta. Sedangkan vaksinasi dosis kedua telah diberikan kepada 26,43 juta orang.

Sementara total kedatangan vaksin Covid-19 di Indonesia, sejak Desember 2020, telah sebanyak 185,07 juta. Terdiri dari 117,3 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac dan 40,37 juta dosis vaksin jadi dari berbagai jenis merek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Targetkan 160 Ribu Ibu Hamil Divaksin Covid-19

Pemprov DKI Targetkan 160 Ribu Ibu Hamil Divaksin Covid-19

Jakarta | Senin, 16 Agustus 2021 | 11:55 WIB

Sampai Keluarkan Jurus Rayuan, Begini Tangtangan Petugas dalam Vaksinasi ODGJ

Sampai Keluarkan Jurus Rayuan, Begini Tangtangan Petugas dalam Vaksinasi ODGJ

Jabar | Senin, 16 Agustus 2021 | 11:17 WIB

Warga di Gemuh Kendal Gelar Lomba Agustusan: Syarat Utama Sertifikat Vaksinasi Covid-19!

Warga di Gemuh Kendal Gelar Lomba Agustusan: Syarat Utama Sertifikat Vaksinasi Covid-19!

Jawa Tengah | Senin, 16 Agustus 2021 | 09:10 WIB

Terkini

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish

3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish

Entertainment | Senin, 20 Juli 2026 | 21:11 WIB

Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas

Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:07 WIB

Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta

Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:07 WIB

×