Konflik Afghanistan, WHO Ingatkan Layanan Kesehatan Harus Tetap Berjalan

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:22 WIB
Konflik Afghanistan, WHO Ingatkan Layanan Kesehatan Harus Tetap Berjalan
Warga Afghanistan berdesakan di bandara Kabul saat Taliban kuasai kota.[Twitter]

Suara.com - Menyikapi situasi politik yang terjadi di Afghanistan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan agar pemberian layanan kesehatan esensial terap harus diberikan. Terlebih negara tersebut juga masih dilanda infeksi Covid-19.   

"Selama masa yang penuh tantangan ini, pemberian layanan kesehatan penting harus dipertahankan dan petugas kesehatan dihormati dan didukung," kata WHO EMRO, Organisasi Kesehatan Dunia Kantor Mediterania Timur, dikutip dari tulisannya pada akun Twitter resminya, Rabu (18/8/2021). 

WHO menyatakan keprihatiannya dan belasungkawa atas situasi keamanan dan kemanusiaan yang terjadi Afghanistan. Mereka menyerukan agar pihak yang berkonflik tetap mengutamakan hukum hak asasi manusia.

"@WHOEMRO sangat prihatin atas situasi keamanan dan kemanusiaan yang berkembang di Afghanistan. Belasungkawa tulus kami ditujukan kepada keluarga warga sipil tak berdosa yang telah kehilangan nyawa mereka," ucap WHO.

"Kami menyerukan semua pihak yang berkonflik untuk mematuhi hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia," imbuhnya.

Pada Selasa (17/8), seorang juru bicara WHO juga mengatakan kepada Reuters bahwa penyebaran virus corona di Afghanistan sebenarnya masih mengkhawatirkan, dan bagaimana Taliban yang berkuasa menggagalkan upaya untuk mengirim pasokan medis juga dukungan ke wilayah tersebut. 

Awal musim panas ini, Kedutaan Besar AS di Kabul mengeluarkan peringatan kesehatan bahwa rumah sakit menghadapi kekurangan oksigen, tempat tidur, dan pasokan lain untuk pasien Covid-19 juga non Covid-19. 

WHO melaporkan, pada 11 Agustus, lebih dari 1,8 juta dosis vaksin telah disuntikan di Afghanistan. Tetapi sejak Juli, negara itu mengalami lonjakan kasus baru, meskipun tanpa adanya tes Covid-19 secara luas. Tetapi terlihat dalam penumpukan pasien di rumah sakit.

WHO memperkirakan total infeksi Covid-19 di Afghanistan kemungkinan lebih tinggi dari 152.300 kasus dari yang dilaporkan saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rawat 1.389 Pasien Positif Covid-19, Keterisian RSD Wisma Atlet Kini Hanya 17 Persen

Rawat 1.389 Pasien Positif Covid-19, Keterisian RSD Wisma Atlet Kini Hanya 17 Persen

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:22 WIB

Super Ketat! Temukan 1 Kasus Positif Covid-19, Selandia Baru Langsung Lockdown

Super Ketat! Temukan 1 Kasus Positif Covid-19, Selandia Baru Langsung Lockdown

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:18 WIB

Mantan Presiden Uni Soviet: Invasi Militer AS dan NATO Sudah Gagal Sejak Awal

Mantan Presiden Uni Soviet: Invasi Militer AS dan NATO Sudah Gagal Sejak Awal

Batam | Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:17 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB