Singapura Bersiap Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Yasinta Rahmawati

Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:54 WIB
Singapura Bersiap Hidup Berdampingan dengan Covid-19
Ilustrasi Singapura (Unsplash/Jisun Han)

Suara.com - Sejak pandemi Covid-19 dimulai pada awal Januari 2020, Singapura melaporkan hanya ada 44 kematian akibat virus tersebut. Singapura juga menjadi salah satu negara dengan tingkat vaksinasi tertinggi di dunia.

Kini, negara berpenduduk 5,7 juta orang ini bersiap hidup berdampingan 'sehidup-semati' dengan virus corona Covid-19. Singapura berencana membuka kembali sektor bisnis dan meletakkan dasar untuk hidup berdampingan dengan Covid-19, seperti halnya penyakit influenza.

Namun Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung mengatakan bulan ini bahwa ketika ekonomi terbuka, warga Singapura harus "siap secara psikologis bahwa jumlah kematian akibat Covid-19 kemungkinan juga akan naik".

"Meskipun gagasan tentang ratusan kematian akibat Covid-19 tampaknya mengejutkan dibandingkan dengan kematian sejauh ini dan layak dilakukan upaya pencegahan, itu setara dengan influenza, yang hampir tidak dipedulikan masyarakat," kata Alex Cook, pakar pemodelan penyakit menular di Universitas Nasional Singapura (NUS), dikutip dari Asia One.

Ia menambahkan sebanyak 1.000 orang mungkin meninggal dalam satu atau dua tahun ke depan di Singapura jika vaksinasi di kalangan orang tua tidak membaik.

Singapura (Envato)
Singapura (Envato)

Para ahli juga memperkirakan mayoritas kematian akan terjadi pada kelompok usia paling tua yang belum divaksinasi meski memenuhi syarat hingga setengah tahun ke depan.

Hasil awal dari model matematika menunjukkan bahwa perkiraan jumlah kematian dari manula berusia 60 tahun ke atas akan menjadi sekitar 480 pada tahun 2022, kata Teo Yik Ying, dekan Saw Swee Hock School of Public Health di NUS.

Hingga saat ini tiga perempat populasi Singapura sepenuhnya diinokulasi terhadap virus corona Covid-19. Negara ini juga akan melonggarkan lebih banyak pembatasan pada bulan September ketika tingkat vaksinasi mencapai 80 persen.

Tak hanya Singapura, negara-negara lain yang memiliki keberhasilan awal dengan virus, seperti Australia, juga mengubah strategi mereka untuk bersiap menghadapi lebih banyak kematian akibat Covid-19.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Analisis Psikologis Bagi Kawanmu yang Masih Tak Percaya Covid-19

Begini Analisis Psikologis Bagi Kawanmu yang Masih Tak Percaya Covid-19

Jatim | Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:38 WIB

Impor Vaksin RI Sepanjang Juli 2021 Tercatat 150 Juta Dolar AS, Terbanyak dari Tiongkok

Impor Vaksin RI Sepanjang Juli 2021 Tercatat 150 Juta Dolar AS, Terbanyak dari Tiongkok

Bisnis | Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:32 WIB

Harga Tes PCR Resmi Turun, Begini Fakta Keadaan di Sejumlah Klinik di Jakarta Selatan

Harga Tes PCR Resmi Turun, Begini Fakta Keadaan di Sejumlah Klinik di Jakarta Selatan

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:24 WIB

Terkini

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:33 WIB

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:30 WIB

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:21 WIB

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:11 WIB

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:06 WIB

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

×