Diabetes saat Hamil Tingkatkan Risiko Masalah Mata Anak

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 19 Agustus 2021 | 08:30 WIB
Diabetes saat Hamil Tingkatkan Risiko Masalah Mata Anak
Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)

Suara.com - Anak-anak yang ibunya menderita diabetes selama kehamilan berada pada peningkatan risiko masalah mata seperti rabun jauh dan astigmatisme. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang diterbitkan pada jurnal Diabetologia

Melansir dari Medicinenet, secara kolektif kondisi ini dikenal sebagai kesalahan refraksi, kondisi di mana mata tidak dapat memfokuskan gambar dengan benar pada retina.

"Karena pada anak kecil dapat diobati, identifikasi dan intervensi dini dapat memiliki dampak positif seumur hidup," catat para peneliti. 

Tingkat kesalahan refraksi telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir, menunjukkan bahwa faktor non-genetik mungkin berperan.

Menggunakan komputer untuk jangka waktu yang lama atau melakukan jenis pekerjaan jarak dekat lainnya, serta kurangnya aktivitas di luar ruangan telah ditunjuk sebagai faktor risiko non-genetik utama untuk perkembangan kesalahan refraksi rendah dan sedang pada anak usia sekolah. Tetapi penyebab kesalahan refraksi yang parah (tinggi) masih tidak jelas.

Ilustrasi anak belajar menulis. (Unslpash @sdb_sjbc)
Ilustrasi anak. (Unslpash @sdb_sjbc)


Studi sebelumnya telah menemukan bahwa orang dengan kelainan refraksi parah mungkin memiliki cacat mata bawaan sebelum lahir.

Gula darah tinggi selama kehamilan dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah janin yang dapat merusak retina dan saraf optik. Kondisi ini juga dapat menyebabkan perubahan bentuk mata yang dapat menyebabkan kesalahan refraksi. 

Untuk mempelajari lebih lanjut, para peneliti menganalisis data dari sekitar 2,4 juta orang yang lahir di Denmark antara 1977 hingga 2016. Dari mereka, lebih dari 56.000 terpapar diabetes ibu selama kehamilan.  Sekitar 0,9 persen dengan diabetes tipe 1; 0,3 persen tipe 2; dan 1,1 persen dengan diabetes gestasional.

Pada tahun 1977, 0,4 persen ibu menderita diabetes selama kehamilan dibandingkan dengan 6,5 persen pada tahun 2016. Ibu yang menderita diabetes cenderung lebih tua dan memiliki lebih banyak kehamilan sebelumnya.

Secara keseluruhan, 533 anak dari ibu dengan diabetes didiagnosis dengan kelainan refraksi tinggi selama 25 tahun masa tindak lanjut, demikian juga 19.695 anak dari mereka yang tidak menderita diabetes.

Anak-anak yang ibunya menderita diabetes selama kehamilan memiliki risiko 39 persen lebih tinggi daripada anak-anak lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! Dokter Sebut Infeksi Jamur Hitam dan Covid-19 Tingkatkan Jumlah Penderita Diabetes

Gawat! Dokter Sebut Infeksi Jamur Hitam dan Covid-19 Tingkatkan Jumlah Penderita Diabetes

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 19:15 WIB

Konsumsi Seperlunya, 5 Alasan Mengapa Gula Buatan Kurang Baik bagi Kesehatan

Konsumsi Seperlunya, 5 Alasan Mengapa Gula Buatan Kurang Baik bagi Kesehatan

Your Say | Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:01 WIB

3 Hal yang Sering Dianggap Sepele, Namun Bisa Jadi Gejala Diabetes Tipe 2

3 Hal yang Sering Dianggap Sepele, Namun Bisa Jadi Gejala Diabetes Tipe 2

Health | Minggu, 15 Agustus 2021 | 14:48 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB