Bisa Berbahaya, FDA Tegaskan agar Tak Gunakan Ivermectin untuk Pasien Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:43 WIB
Bisa Berbahaya, FDA Tegaskan agar Tak Gunakan Ivermectin untuk Pasien Covid-19
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyatakan bahwa penggunaan Ivermectin untuk pasien Covid-19 adalah tindakan yang berbahaya. Menurut mereka, penggunaan obat yang mulanya ditujukan untuk kuda dan sapi pada pasien Covid-19 bisa brakibat fatal. 

Melansir dari WebMD, FDA telah menerima banyak laporan tentang orang-orang yang dirawat di rumah sakit setelah menggunakan Ivermectin secara mandiri. Ivermectin yang bukan obat antivirus, umumnya digunakan untuk mengobati atau mencegah parasit pada hewan.

"Anda bukan kuda. Anda bukan sapi. Serius, kalian semua. Hentikanlah (pakai ivermectin)," tweet FDA pada hari Sabtu.

FDA menegaskan bahwa tidak ada bentuk Ivermectin yang telah disetujui untuk mengobati atau mencegah Covid-19. Imbauan FDA tersebut dikeluarkan karena banyak informasi yang salah seputar obat.

"Anda mungkin pernah mendengar bahwa tidak apa-apa mengonsumsi ivermectin dosis besar. Itu salah," catat FDA.

Ivermectin.
Ivermectin.

FDA mengklarifikasi bahwa tablet Ivermectin yang disetujui untuk mengobati orang dengan kondisi tertentu yang disebabkan oleh cacing parasit, berbeda dari obat yang digunakan pada hewan. Demikian pula dengan Ivermectin formulasi topikal yang digunakan untuk kutu kepala dan kondisi kulit seperti rosacea. 

Tablet Ivermectin dan formulasi topikal untuk manusia memiliki dosis yang sangat spesifik yang secara signifikan lebih kecil daripada dosis yang dimaksudkan untuk hewan.

"Dalam beberapa kasus, kami tidak tahu bagaimana bahan-bahan tidak aktif itu akan mempengaruhi bagaimana Ivermectin diserap dalam tubuh manusia," catat FDA.

"Obat-obatan hewan ini seringkali sangat terkonsentrasi karena digunakan untuk hewan besar seperti kuda dan sapi, yang beratnya bisa lebih dari manusia," imbuh mereka. 

baca juga

FDA mengatakan bahwa overdosis Ivermectin dapat menyebabkan mual, muntah, diare, tekanan darah rendah, reaksi alergi, pusing, masalah keseimbangan, kejang, koma dan bahkan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Dokter di Papua Meninggal Dunia Karena Covid-19

6 Dokter di Papua Meninggal Dunia Karena Covid-19

Sulsel | Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:07 WIB

Lama Menunggu, Peserta Vaksinasi di Kota Padang Protes

Lama Menunggu, Peserta Vaksinasi di Kota Padang Protes

Sumbar | Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:00 WIB

Banyak Digunakan di Toko dan Resto, Penghalang Plastik Tak Efektif Cegah Covid-19

Banyak Digunakan di Toko dan Resto, Penghalang Plastik Tak Efektif Cegah Covid-19

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:01 WIB

Terkini

Gen Z Putus Asa dan Stres Susah Cari Kerja, 40 Persen Sarjana Jadi Pengangguran di India

Gen Z Putus Asa dan Stres Susah Cari Kerja, 40 Persen Sarjana Jadi Pengangguran di India

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Ketum PSSI-nya India: Lawan Brasil Lebih Bergengsi Dibanding Hadapi Timnas Indonesia

Ketum PSSI-nya India: Lawan Brasil Lebih Bergengsi Dibanding Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Review Second Sister: Ketika Cyberbullying Mengubah Hidup Seseorang

Review Second Sister: Ketika Cyberbullying Mengubah Hidup Seseorang

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Pedoman Hari Pramuka 2026 Sesuai Panduan Resmi Kwarnas, Simak Ketentuannya

Pedoman Hari Pramuka 2026 Sesuai Panduan Resmi Kwarnas, Simak Ketentuannya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:33 WIB

BNN Gerebek 101 Billiard & Caf Tegal, Temukan Ekstasi Sabu dan 9 Orang Positif Narkotika

BNN Gerebek 101 Billiard & Caf Tegal, Temukan Ekstasi Sabu dan 9 Orang Positif Narkotika

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Novel Witch Bakery: Toko Roti Pengantar Jiwa, Kisah Haru Para Arwah Hewan

Novel Witch Bakery: Toko Roti Pengantar Jiwa, Kisah Haru Para Arwah Hewan

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Kami Cari Lawan yang Lebih Kuat! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026

Kami Cari Lawan yang Lebih Kuat! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:26 WIB

Simulasi Kredit Syariah Toyota Avanza dan Spesifikasi Agar Finansial Aman, Gaji Minimal Berapa?

Simulasi Kredit Syariah Toyota Avanza dan Spesifikasi Agar Finansial Aman, Gaji Minimal Berapa?

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:26 WIB

Evolusi Kemiren: Dialektika Kepemimpinan Kang Edai dan Ekosistem DSA

Evolusi Kemiren: Dialektika Kepemimpinan Kang Edai dan Ekosistem DSA

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Guru Kini Bisa Lapor Langsung Temuan Janggal MBG ke BGN via Email Khusus

Guru Kini Bisa Lapor Langsung Temuan Janggal MBG ke BGN via Email Khusus

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:18 WIB

×