Diidap Elly Kasim sebelum Meninggal, Kenali Bahaya Penyakit Lambung Akut

Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:28 WIB
Diidap Elly Kasim sebelum Meninggal, Kenali Bahaya Penyakit Lambung Akut
Penyanyi Minang legendaris, Elly Kasim ajak muda-mudi daftar Bintang Suara.[Suara/Istimewa]

Suara.com - Penyanyi legendaris Elly Kasim meninggal dunia pada Rabu (25/8/2021) di usia 76 tahun. Bukan Covid-19, penyakit lambung kronis disebut jadi penyebab Elly pergi untuk selamanya.

"Ada masalah pencernaan yang katanya sudah kronis. Sampai akhirnya mengakibatkan komplikasi ke organ lainnya," terang Arfi Bambani, keponakan Elly, Rabu (25/8/2021).

Penyakit lambung kronis sendiri memang berbahaya dan bisa berefek pada organ lain di sekitarnya. Melansir dari Helathline, penyakit lambung kronis yang paling umum adalah gastritis kronis.

Gastritis kronis terjadi ketika lapisan perut Anda meradang. Bakteri, terlalu banyak mengonsumsi alkohol, obat-obatan tertentu, stres kronis atau masalah sistem kekebalan lainnya dapat menyebabkan peradangan.

Ketika peradangan terjadi, lapisan perut Anda berubah dan kehilangan beberapa sel pelindungnya. Ini juga dapat menyebabkan rasa cepat kenyang. 

Elly Kasim [Youtube]
Elly Kasim [Youtube]


Karena gastritis kronis terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka secara bertahap memudar di lapisan perut Anda. Kondisi ini dapat menyebabkan metaplasia atau displasia. 

Displasia adalah perubahan prakanker dalam sel Anda yang dapat menyebabkan kanker jika tidak diobati.

Gastritis kronis biasanya membaik dengan pengobatan, tetapi mungkin perlu pemantauan berkelanjutan. Ada beberapa  jenis gastritis kronis, amtra lain:

1. Tipe A

Baca Juga: Berduka, Gubernur DKI Jakarta dan Sumbar Melayat ke Rumah Elly Kasim

Kondisi ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menghancurkan sel-sel lambung. Tipe ini meningkatkan risiko kekurangan vitamin, anemia, dan kanker.

2. Tipe B

Tipe B adalah tipe yang paling umum, disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori dan dapat menyebabkan tukak lambung, tukak usus, dan kanker.

3. Tipe C

Tipe C disebabkan oleh iritasi kimia seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), alkohol, atau empedu. Kondisi  ini juga bisa menyebabkan erosi lapisan perut dan pendarahan.

Jenis gastritis lainnya termasuk gastritis hipertrofik yang dapat dikaitkan dengan kekurangan protein. Ada juga gastritis eosinofilik yang dapat terjadi bersamaan dengan kondisi alergi lainnya seperti asma atau eksim.

Gastritis kronis tidak selalu menimbulkan gejala. Tetapi orang yang memiliki gejala sering mengalam sakit perut bagian atas, gangguan pencernaan, kembung, mual, muntah, bersendawa, kehilangan selera makan, dan
penurunan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI