5 Kesalahan saat Menggunakan Obat Kumur, Jangan Lakukan Lagi

Yasinta Rahmawati

Selasa, 31 Agustus 2021 | 07:00 WIB
5 Kesalahan saat Menggunakan Obat Kumur, Jangan Lakukan Lagi
Ilustrasi obat kumur. (Unsplash/ Towfiqu barbhuiya)

Suara.com - Selain sikat gigi, banyak yang menambahkan obat kumur ke dalam rutinitas perawatan gigi. Obat kumur dapat membantu membuat napas lebih segar, membilas plak yang tertinggal serta mencegah gigi berlubang.

Namun, penggunaan obat kumur yang salah justru akan membawa efek merugikan. Berikut dirangkum dari Live Strong, ada lima kesalahan penggunaan obat kumur yang dapat mengganggu kesehatan gigi.

1. Langsung menggunakan obat kumur setelah sikat gigi

Berkumur menggunakan obat kumur beberapa detik setelah menyikat gigi justru akan merugikan. Sebab, hal itu akan membuang fluoride dari pasta gigi.

Fluoride menyerap ke dalam email gigi untuk memperkuat, membuat lebih tahan plak, dan membantu mencegah demineralisasi gigi. Namun agar bahannya efektif, perlu waktu untuk melapisi gigi.

Sebaiknya tunggu tiga hingga lima menit agar fluoride bekerja dengan baik sebelum Anda berkumur dengan obat kumur.

Ilustrasi obat kumur. (Shutterstock)
Ilustrasi obat kumur. (Shutterstock)

2. Menggunakan obat kumur sebagai pengganti sikat gigi

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa obat kumur sudah cukup ketika tidak sempat sikar gigi. Namun perlu diingat bahwa obat kumur bukanlah pengganti menyikat gigi dan flossing setiap hari.

Obat kumur hanya menghilangkan beberapa plak, sehingga masih diperlukan sikat gigi dan flossing untuk menghilangkan plak secara efektif.

baca juga

3. Salah memilih obat kumur

Obat kumur dapat mengandung berbagai bahan aktif, dan beberapa mungkin tidak cocok untuk orang-orang tertentu. Beberapa orang bahkan bisa sensitif atau alergi terhadap bahan yang ditemukan dalam formula obat kumur

Misalnya, berkumur dengan alkohol atau bahan antibakteri lainnya akan membuat mulut dehidrasi.

"Jadi jika Anda memiliki kondisi seperti mulut kering atau mukositis, berkumur dengan obat kumur berbasis alkohol hanya akan memperburuk masalah," ujar dr. Jeffrey Sulitzer, DMD, kepala petugas klinis SmileDirectClub.

4. Menggunakan obat kumur untuk mengobat bau mulut kronis

Meskipun obat kumur membuat napas lebih segar dan harum secara instan, Anda tidak boleh mengandalkannya untuk mengobati bau mulut kronis.

"Bau mulut kronis (juga dikenal sebagai halitosis) sering menunjukkan masalah mulut yang lebih signifikan seperti penyakit gusi," kata dr. Sulitzer. Dalam beberapa kasus, halitosis juga bisa menjadi tanda refluks lambung, diabetes, penyakit hati atau ginjal, menurut American Dental Association.

Berkumur tidak akan mengatasi kondisi mendasar ini; mereka hanya menyamarkan gejalanya. Namun jika dibiarkan, masalah gigi dan medis ini bisa menjadi berbahaya.

5. Menggunakan obat kumur lebih dari dua kali sehari

Menggunakan obat kumur yang mengandung bahan antibakteri terlalu sering justru dapat membunuh bakteri baik di mulut. Selain itu juga menciptakan ruang bagi bakteri yang kurang sehat untuk tumbuh dan berkembang, kata dr. Sulitzer.

Terlebih jika obat kumur mengandung alkohol, menggunakannya lebih sering dari yang direkomendasikan dapat mengganggu produksi air liur dan menyebabkan mulut kering.

Dan itu bisa menimbulkan masalah lain. Mulut kering menarik lebih banyak bakteri yang dapat menghasilkan bau mulut dan gigi berlubang.

Jadi, cukup gunakan obat kumur maksimal dua kali sehari, yakni di pagi hari dan malam hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Sarankan Jangan Sikat Gigi setelah Sarapan, Ini Sebabnya

Dokter Sarankan Jangan Sikat Gigi setelah Sarapan, Ini Sebabnya

Health | Senin, 23 Agustus 2021 | 11:21 WIB

3 Alat yang Efektif untuk Membersihkan Kipas Angin, Salah Satunya Pakai Sabun Cuci Piring

3 Alat yang Efektif untuk Membersihkan Kipas Angin, Salah Satunya Pakai Sabun Cuci Piring

Lifestyle | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 07:19 WIB

Tren Campur Pasta Gigi dengan Obat Kumur Viral di TikTok, Dokter Gigi Angkat Bicara!

Tren Campur Pasta Gigi dengan Obat Kumur Viral di TikTok, Dokter Gigi Angkat Bicara!

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:58 WIB

Terkini

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Bola | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

×