Tinggal di Desa dan Belum Menikah Tingkatkan Putus Asa pada Pasien Penyakit Jantung

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 08:30 WIB
Tinggal di Desa dan Belum Menikah Tingkatkan Putus Asa pada Pasien Penyakit  Jantung
Serangan Jantung (Envato)

Suara.com - Kondisi mental bisa pengaruhi kemungkinan kematian pada orang yang berjuang melawan penyakit jantung. Dalam hal ini penelitian baru juga menunjukkan bahwa tempat tinggal dan status perkawinan juga berperan pada penyakit jantung. 

Melansir dari Medicinenet, studi ini menemukan bahwa pasien penyakit jantung yang tinggal di daerah pedesaan dan belum menikah lebih cenderung merasa putus asa.

"Karena kita tahu keputusasaan adalah prediksi kematian pada orang dengan penyakit jantung, profesional perawatan kesehatan perlu mengenali subkelompok yang paling berisiko kemudian memberikan bimbingan dan pengobatan," kata penulis senior studi Susan Dunn, kepala departemen Ilmu Keperawatan Biobehavioral di University of Illinois di Chicago.

Menurut American Heart Association, sudah lama dipahami bahwa orang dewasa Amerika yang tinggal di daerah pedesaan memiliki kemungkinan kematian yang lebih tinggi karena sebab apapun dibandingkan dengan orang yang tinggal di kota.

Faktor risiko jantung tertentu seperti tekanan darah tinggi, obesitas, merokok dan aktivitas fisik tingkat rendah diketahui lebih umum di daerah pedesaan dibandingkan kota.

Untuk membantu menjawab pertanyaan itu, tim Dunn melacak keadaan emosional lebih dari 600 orang dewasa yang dirawat di dua rumah sakit di South Dakota dan satu rumah sakit di Michigan.

Mereka semua telah didiagnosis dengan serangan jantung, nyeri dada yang parah (angina) atau telah menjalani prosedur untuk membuka arteri jantung yang tersumbat.

Sekitar 25 persen tinggal di daerah pedesaan dan sekitar sepertiga belum menikah.

Tingkat apa yang dikenal sebagai keputusasaan keadaan diamati pada sekitar 59 persen pasien yang tinggal di daerah pedesaan, dibandingkan dengan sekitar 49 persen dari mereka yang tinggal di perkotaan.


Tingkat keputusasaan adalah 70 persen di antara pasien yang belum menikah yang tinggal di daerah pedesaan sedangkan hanya 20 persen pada pasien menikah yang tinggal di daerah pedesaan.

Penelitian telah diterbitkan dalam Journal of American Heart Association.

"Perkembangan penyakit jantung dan keputusasaan berjalan beriringan dan seringkali berakhir menjadi lingkaran setan," kata Dr. Aeshita Dwivedi, ahli jantung di Lenox Hill Hospital di New York City. 

"Studi ini menyoroti subset pasien dengan penyakit jantung yang mungkin sangat rentan terhadap perasaan depresi dan pada gilirannya menyebabkan hasil kesehatan yang lebih buruk," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ria Ricis Siapkan Mental Jelang Pernikahan, Pria Ini Disebut Akan Datang Melamar

Ria Ricis Siapkan Mental Jelang Pernikahan, Pria Ini Disebut Akan Datang Melamar

Sulsel | Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB

Hina Kristen, Kondisi Terkini Yahya Waloni Usai Dilarikan ke Rumah Sakit karena Jantung

Hina Kristen, Kondisi Terkini Yahya Waloni Usai Dilarikan ke Rumah Sakit karena Jantung

Bali | Rabu, 01 September 2021 | 15:45 WIB

Tak Ada Orang Tua Saat Ijab Kabul, Ini Urutan yang Bisa Menjadi Wali Nikah

Tak Ada Orang Tua Saat Ijab Kabul, Ini Urutan yang Bisa Menjadi Wali Nikah

Jawa Tengah | Rabu, 01 September 2021 | 22:00 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB