Dokter Top AS Sebut Varian MU Bukan Ancaman Langsung Bagi AS, Apa Sebab?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 03 September 2021 | 07:20 WIB
Dokter Top AS Sebut Varian MU Bukan Ancaman Langsung Bagi AS, Apa Sebab?
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci [AFP]

Suara.com - Dr Anthony Fauci mengatakan bahwa varian MU dari COVID-19 tidak dianggap sebagai "ancaman langsung" bagi AS.

Dokter Top AS itu mengatakan bahwa pihaknya akan mencermati, walaupun virus itu sama sekali tidak mendekati dominan" di AS.

“Intinya, kami memperhatikannya. Kami menganggap semuanya seperti itu serius, tetapi kami tidak menganggapnya sebagai ancaman langsung saat ini," kata Fauci selama pengarahan COVID-19 Gedung Putih.

Dikenal sebagai B.1.621, varian itu ditambahkan ke daftar "variant of Interest" Organisasi Kesehatan Dunia pada hari Senin.

Data awal menunjukkan itu mungkin menghindari antibodi tertentu, yang berarti vaksin akan kurang efektif melawannya, tetapi para ahli mengatakan penelitian lebih lanjut tentang jenis itu diperlukan.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Sejak pertama kali muncul di Kolombia pada Januari lalu, varian tersebut telah bermunculan di setidaknya 39 negara, termasuk di AS.

Tetapi Fauci mengatakan Mu belum "mengambil alih" di negara itu, di mana varian Delta sejauh ini dominan, terhitung sekitar 99 persen dari kasus baru.

Menurut direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dr. Rochelle Walensky mereka akan menerbitkan dua studi baru pada hari Jumat tentang COVID-19 pada anak-anak, yang menunjukkan bahwa anak-anak yang tinggal di komunitas dengan tingkat vaksinasi tinggi memiliki peluang lebih rendah untuk dirawat di rumah sakit karena COVID-19.

Temuan yang dipratinjau oleh Walensky juga menunjukkan bahwa tingkat anak-anak dirawat di rumah sakit dengan COVID-19 hampir empat kali lebih tinggi di negara bagian yang memiliki tingkat vaksinasi keseluruhan terendah.

“Studi ini menunjukkan bahwa tidak ada peningkatan keparahan penyakit pada anak-anak. Sebaliknya, lebih banyak anak yang terjangkit COVID-19 karena ada lebih banyak penyakit di masyarakat,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Selatan Diserang Covid-19 Varian Mu, Ini Antisipasi Pemerintah Indonesia

Amerika Selatan Diserang Covid-19 Varian Mu, Ini Antisipasi Pemerintah Indonesia

News | Kamis, 02 September 2021 | 18:24 WIB

Waduh! Kolombia Temukan COVID-19 Varian Mu, Apakah Lebih Berbahaya?

Waduh! Kolombia Temukan COVID-19 Varian Mu, Apakah Lebih Berbahaya?

Health | Kamis, 02 September 2021 | 17:20 WIB

WHO Awasi Persebaran Covid-19 yang Berevolusi Jadi Varian Mu di Amerika Latin

WHO Awasi Persebaran Covid-19 yang Berevolusi Jadi Varian Mu di Amerika Latin

Jatim | Kamis, 02 September 2021 | 15:19 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB