Studi: Vaksin Covid-19 Kurang Efektif pada 8 Kondisi Kesehatan Kronis Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 04 September 2021 | 10:51 WIB
Studi: Vaksin Covid-19 Kurang Efektif pada 8 Kondisi Kesehatan Kronis Ini
Ilustrasi vaksin Covid-19 (pexels.com)

Suara.com - Vaksin Covid-19 masih menimbulkan keraguan. Studi baru menemukan vaksin Covid-19 itu melindungi mereka yang kurang rentan secara klinis, daripada mereka yang sehat.

Orang yang menderita kanker darah, penyakit hati, dan radang sendi cenderung tidak terlindungi dari vaksin Covid-19.

Studi yang dipimpin oleh University of Glasgow dan dikoordinasikan oleh Unit Uji Coba Klinis UK Penelitian Kanker Universitas Brimingham, sedang mengevaluasi tingkat kekebalan yang diberikan vaksin Covid-19 pada pasien dengan kekebalan lemah.

Studi ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia mengenai vaksinasi setelah infeksi virus corona Covid-19 pada pasien dengan gangguan sistem kekebalan.

Studi ini juga menggunakan berbagai tes kekebalan yang dilakukan terhadap sampel darah yang diambil sebelum dan/atau setelah vaksin Covid-19 pada sekitar 600 orang di Inggris.

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (pixabay)

Data awal menunjukkan bahwa 40 persen orang dalam kelompok pasien yang diteliti memiliki respons imun serologis rendah setelah dua kali suntik vaksin Covid-19.

Data awal menunjukkan bahwa sekitar 11 persen pasien immunocompromised gagal menghasilkan antibodi dalam 4 minggu setelah dua kali suntik vaksin Covid-19. Kondisi yang serupa juga ditemukan di beberapa sub-kelompok pasien tertentu, khususnya pada pasien dengan pasien dengan ANCA-Associated Vaskulitis yang telah menerima pengobatan Rituximab.

Lalu, 1 dari 10 orang dengan sistem kekebalan lemah juga tidak menghasilkan antibodi sama sekali. Sedangkan, 40 persen lainnya memiliki antibodi dalam jumlah lebih sedikit daripada orang yang tidak memiliki masalah kesehatan apapun.

Studi ini juga menemukan bahwa jumlah pasien dengan tingkat antibodi yang lebih rendah per kelompok penyakit dibandingkan dengan baseline untuk penerima yang sehat, antara lain:

baca juga
  1. Pasien Antineutrofil Cytoplasmic Antibody (ANCA)-Associated Vasculitis (AAV) yang dirawat dengan Rituximab = 90 persen
  2. Pasien radang sendi = 54 persen
  3. Pasien hemodialisis = 21 persen
  4. Pasien hemodialisis dengan terapi imunosupresif = 42 persen
  5. Pasien penyakit hati = 51 persen
  6. Pasien kanker = 17 persen
  7. Pasien hematologis atau kanker darah = 39 persen
  8. Pasien dengan transplantasi sel induk hemopoietik = 33 persen

Meski begitu, Direktur Unit Percobaan Klinis UK Penelitian Kanker Universitas Birmingham, Profesor Pam Kearns menyarankan orang dengan kondisi rentan ini tetap suntik vaksin Covid-19. Sebab, risiko mereka untuk terinfeksi parah hingga meninggal dunia akibat virus corona Covid-19 jauh lebih besar.

"Meskipun kita tahun vaksin Covid-19 lebih efektif pada orang yang sehat. Tapi, masih ada pertanyaan seberapa besar tingkat perlindungan vaksin Covid-19 pada mereka yang sakit kronis," kata Profesor Kearns, dikutip dari Express.

Data semantara ini bisa membantu proses pengambilan keputusan oleh pihak berwenang mengenai cara melakukan vaksinasi terhadap orang yang rentan terinfeksi parah akibat virus corona Covid-19 secara klinis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Temukan Varian Virus Corona Baru yang Disebut C12, Seberapa Mematikan?

Ahli Temukan Varian Virus Corona Baru yang Disebut C12, Seberapa Mematikan?

Health | Kamis, 02 September 2021 | 16:06 WIB

Seberapa Efektif Tes Antigen untuk Deteksi Virus Corona Covid-19?

Seberapa Efektif Tes Antigen untuk Deteksi Virus Corona Covid-19?

Health | Kamis, 02 September 2021 | 13:46 WIB

WHO Pantau Varian Baru Virus Corona, Disebut Mu

WHO Pantau Varian Baru Virus Corona, Disebut Mu

Tekno | Kamis, 02 September 2021 | 11:35 WIB

Terkini

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:34 WIB

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:33 WIB

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:30 WIB

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto

Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto

News | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

×