Ahli Temukan Varian Virus Corona Baru yang Disebut C12, Seberapa Mematikan?

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 02 September 2021 | 16:06 WIB
Ahli Temukan Varian Virus Corona Baru yang Disebut C12, Seberapa Mematikan?
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Saat ini, varian Delta masih menyebabkan lonjakan kasus virus corona Covid-19 secara umum di dunia.

Tapi, para ahli justru kembali menemukan varian virus corona baru di Afrika Selatan, yakni varian C12 yang menjadi perhatian dunia.

Institut Nasional untuk Penyakit Menular di Afrika Selatan telah mengirim peringatan mengenai varian C12.

Pihaknya mengatakan varian virus corona itu telah terdeteksi di semua provinsi di Afrika Selatan, tetapi tidak kasusnya masih relatif rendah.

Sebenarnya, varian virus corona itu ditemukan pada Mei 2021. Tapi, varian Delta terus mendominasi di Afrika Selatan dan paling menyebabkan kekhawatiran di dunia.

Berbeda dengan varian Delta, para ahli masih belum banyak mengetahui garis keturunan varian C12 sekarang ini.

Tapi, sebuah laporan menunjukkan bahwa varian virus corona itu telah terdeteksi di sebagian besar provinsi di Afrika Selatan dan 7 negara lain yang mencakup Afrika, Eropa, Asia, dan Oseania.

"WHO telah berdiskusi dengan para peneliti Afrika Selatan tentang pekerjaan mereka secara teratur.

Kami berterima kasih kepada para peneliti Afrika Selatan yang sudah mempresentasikan temuannya tentang varian C12 kepada Kelompok Kerja Evolusi Virus WHO," kata Dr Maria Van Kerkhove, kepala teknis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dikutip dari Times of India.

baca juga
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Menurut WHO, sudah ada 100 urutan varian C12 yang dilaporkan secara global dan tidak meningkat dalam sirkulasi sejauh ini. Pejabat kesehatan mengklaim bahwa varian Delta masih merupakan strain yang paling dominan.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Institute for Communicable Diseases (NICD) dan KwaZulu-Natal Research Innovation and Sequencing Platform (KRISP) di Afrika Selatan, varian C12 memiliki tingkat mutasi sekitar 41,8 mutasi per tahunnya, yakni sekitar 2 kali lipat.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa sebagian besar urutan varian C12 memiliki 14 mutasi, yang memcakup N501Y, E484K dan Y144del.

Selain itu, para ilmuwan juag menemukan varian baru berbagi mutasi T478K dengan varian Delta.

Studi ini juga mengungkapkan bahwa mutasi dapat membantu virus kebal dari antibodi dan respons imun, yang diperoleh dari suntik vaksin Covid-19 atau infeksi varian virus corona sebelumnya.

Para ilmuwan percaya bahwa varian C12 mungkin lebih menular dan memiliki potensi untuk menghindari antibodi yang diperoleh dari infeksi virus corona Covid-19 sebelumnya.

Mutasi N440K dan Y449H, yang telah dikaitkan dengan pelepasan kekebalan dari antibodi tertentu ditemukan dalam varian virus corona baru, sehingga para ahli mengkhawatirkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Awasi Persebaran Covid-19 yang Berevolusi Jadi Varian Mu di Amerika Latin

WHO Awasi Persebaran Covid-19 yang Berevolusi Jadi Varian Mu di Amerika Latin

Jatim | Kamis, 02 September 2021 | 15:19 WIB

Baru Lagi, Ahli Temukan Varian Virus Corona C.1.2 Mirip Varian Delta

Baru Lagi, Ahli Temukan Varian Virus Corona C.1.2 Mirip Varian Delta

Health | Rabu, 01 September 2021 | 14:07 WIB

Studi: Perlindungan Vaksin Covid-19 Lebih Rendah Pada 2 Varian Virus Corona

Studi: Perlindungan Vaksin Covid-19 Lebih Rendah Pada 2 Varian Virus Corona

Health | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 10:46 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×