Satgas Covid-19 IDI Ungkap Efek Samping Vaksin yang Bisa Berbahaya, Apa Saja?

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 05 September 2021 | 11:30 WIB
Satgas Covid-19 IDI Ungkap Efek Samping Vaksin yang Bisa Berbahaya, Apa Saja?
Ilustrasi Vaksin (Pexels/Gustavo)

Suara.com - Efek samping setelah disuntik vaksin Covid-19 menjadi kekhawatiran terbesar bagi masyarakat. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) prof. dr. Zubairi Djoerban mengatakan, hal tersebut lumrah saja.

Hanya saja, masyarakat juga perlu tahu perbedaan efek samping vaksin yang bisa berbahaya bagi tubuh dan umum terjadi. Dokter Zubairi menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu dicermati.

"Harus dipahami dulu. Efek samping pascavaksin adalah normal. Itu tanda vaksinnya “nendang” dan sistem kekebalan tubuh Anda melakukan tugasnya. Dia itu sedang membangun perlindungan terhadap virus," kata prof Zubairi dikutip dari tulisannya di akun Twitter pribadinya, Minggu (5/9/2021).

Meski begitu, tidak terjadi efek samping sama sekali atau hanya ringan pasaca vaksinasi juga hal yang normal, lanjutnya. 

Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

"Seperti saya, ketika divaksin Moderna. Saya demam setengah jam setelah disuntik. Tapi ada juga memang yang demam tiga hari dan lengan bekas suntikannya bengkak," cerita dokter Zubairi.

Adapun efek samping vaksin yang harus diperhatikan, jika mengalami sakit kepala parah lebih dari tiga hari, sakit perut parah, bintik-bintik merah kecil di bawah kulit, atau sesak napas. Dokter Zubairi menyarankan, harus segera konsultasi dengan petugas medis jika kondisi tersebut terjadi setelah vaksinasi. 

"Apalagi jika ada anafilaksis (reaksi alergi) atau sampai pingsan. Segera konsultasi," imbuhnya.

Karena alasan itu pula kondisi seseorang harus diamati selama seperempat jam pascavaksin. Dokter spesialis penyakit dalam itu juga menyarankan, setelah divaksin, ada baiknya juga minum parasetamol tiap delapan jam selama 24 jam. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lika-Liku Perjalanan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Lika-Liku Perjalanan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Your Say | Minggu, 05 September 2021 | 10:30 WIB

CEK FAKTA: Siswa di Gorontalo Lumpuh setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Benarkah?

CEK FAKTA: Siswa di Gorontalo Lumpuh setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Benarkah?

News | Minggu, 05 September 2021 | 10:42 WIB

Studi CDC: Tingkat Vaksinasi Covid-19 Rendah Berisiko Bikin Rawat Inap Anak Naik

Studi CDC: Tingkat Vaksinasi Covid-19 Rendah Berisiko Bikin Rawat Inap Anak Naik

Health | Minggu, 05 September 2021 | 08:55 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×