Meski Menyehatkan, Buah-buahan Sebaiknya Tak Dikonsumsi Usai Matahari Terbenam

Minggu, 05 September 2021 | 12:34 WIB
Meski Menyehatkan, Buah-buahan Sebaiknya Tak Dikonsumsi Usai Matahari Terbenam
Ilustrasi makan buah. (Shutterstock)

Suara.com - Buah-buahan adalah salah satu sumber vitamin dan mineral terbesar. Dua porsi buah segar dalam sehari bisa membuat Anda tetap sehat dan bugar. 

Melansir dari Times of India, buah dapat membantu dalam penurunan berat badan, membantu organ Anda melakukan pekerjaan mereka secara efisien dan mengurangi risiko penyakit kronis. Tapi perlu diketahui bahwa ada waktu yang ideal untuk makan buah-buahan

Pelatih gaya hidup dan kebugaran Luke Coutinho baru-baru ini menyatakan bahwa buah seharusnya dikonsumsi sebelum matahari terbenam. Luke menulis bahwa menurut Ayurveda, sistem pengobatan India kuno menunjukkan bahwa makan buah di malam hari dapat mengganggu jadwal tidur dan dapat mengganggu proses pencernaan.

Seperti yang kita ketahui bahwa kebanyakan buah adalah karbohidrat sederhana yang artinya dapat dipecah. Mereka adalah sumber energi instan yang baik, namun pada saat yang sama juga meningkatkan kadar gula darah. 

Konsumsi buah mendekati waktu tidur dapat mengganggu tidur Anda karena kenaikan kadar gula darah. Selain itu, setelah matahari terbenam, metabolisme melambat dan sulit untuk mencerna karbohidrat. 

Ilustrasi Makan Buah dan Sayur untuk Jaga Kesehatan Usus. (Shutterstock)
Ilustrasi Makan Buah dan Sayur untuk Jaga Kesehatan Usus. (Shutterstock)


Menurut Luke, waktu terbaik makan buah adalah pagi hari saat perut kosong. Makan makanan sehat di pagi hari akan membantu menyerap nutrisi lebih efisien dan akan memulai metabolisme. 

Selain itu, karbohidrat sederhana seperti buah-buahan paling baik dikonsumsi di pagi hari, sebelum dan sesudah latihan. 

Buah-buahan juga sebaiknya dikonsumsi secara utuh, tidak dipasangkan dengan susu atau sayuran. Mengonsumsi buah-buahan dengan susu atau sayuran dapat menyebabkan pembentukan racun dalam tubuh. Hal ini terjadi karena pencernaan buah yang tidak tepat dan penyerapan nutrisi yang rendah. 

Kehadiran racun dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit dan kondisi terkait kesehatan lainnya.

Baca Juga: Bagi Penderita Diabetes, Semakin Tinggi Kadar Gula Berpotensi Picu Masalah Mata

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI