Studi Ungkap Pemakaian Antibiotik Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Usus Besar

Yasinta Rahmawati

Rabu, 08 September 2021 | 13:06 WIB
Studi Ungkap Pemakaian Antibiotik Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Usus Besar
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Suara.com - Antibiotik dikenal sebagai obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri dan harus dikonsumsi sesuai resep dan petunjuk dokter.

Jika antibiotik digunakan sembarang dan tidak dihabiskan sesuai aturan, justru akan menimbulkan masalah kesehatan.

Dalam studi epidemiologi terbesar, yang melibatkan 4.000 kasus kanker di Swedia, ditemukan bahwa penggunaan obat antibiotik dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus besar lima sampai 10 tahun ke depan.

Dilansir dari Live Science, peningkatan risiko mungkin spesifik untuk kanker di usus besar proksimal, bagian dari usus besar yang menghubungkan ke usus kecildan dimulai di kanan bawah perut.

Ditemukan bahwa orang yang mengonsumsi antibiotik selama lebih dari enam bulan memiliki risiko kanker tertinggi, menurut penelitian yang dipublikasikan pada 1 September 2021 di Journal of National Cancer Institute.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Risiko itu dibandingkan dengan orang yang tidak menggunakan antibiotik, orang-orang ini memiliki peluang 17% lebih tinggi terkena kanker di kolon asenden atau usus besar yang menanjak.

Sehingga penelitian ini menunjukkan bahkan penggunaan antibiotik jangka pendek membawa risiko kanker terkait, meskipun jauh lebih kecil daripada apa yang terlihat dengan rejimen selama berbulan-bulan.

Data ini dapat memberikan alasan lain untuk mengendalikan resep antibiotik yang berlebihan, selain mencegah munculnya superbug yang kebal antibiotik, ungkap Sophia Harlid, seorang peneliti kanker di Universitas Ume di Swedia.

Sebelumnya temuan serupa dengan skala yang lebih kecil berbasis di Inggris diterbitkan pada 2019 di jurnal Gut.

baca juga

"Studi di Swedia sejalan dengan data lain yang muncul ... yang sebenarnya meningkatkan kepercayaan bahwa ada hubungan," kata Dr. Cynthia Sears, penulis senior studi di Inggris, yang tidak terlibat dalam penelitian terbaru.

Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)

Usus besar proksimal mungkin sangat rentan karena mengalami tumpahan obat antibiotik terbesar dari usus kecil, kata Sears. Kemudian, saat obat bergerak melalui usus besar, molekulnya terus-menerus dipecah.

Ia mengatakan, mekanisme potensial ini masih perlu dipelajari lebih lanjut, tetapi untuk saat ini, studi baru memperkuat kasus bahwa ada hubungan antara antibiotik dan kanker usus besar.

Namun penting untuk dicatat bahwa studi ini hanya mengidentifikasi korelasi, mereka tidak menunjukkan bahwa antibiotik secara langsung menyebabkan kanker usus besar berikutnya. Yang mana disebutkan, ada teori tentang bagaimana obat dapat membuat usus proksimal lebih rentan terhadap pertumbuhan kanker.

Karena hasil penelitian ini masih memiliki banyak keterbatasan, dalam waktu beberapa tahun, tim berharap untuk melakukan studi lanjutan yang lebih besar.

Ketika lebih banyak data telah terkumpul, dan mereka tertarik untuk melihat apakah subtipe kanker usus besar tertentu menunjukkan hubungan yang lebih kuat dengan antibiotik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doyan Makan Makanan Tinggi Lemak dan Kolesterol, Risiko Pria Kena Kanker Prostat Naik

Doyan Makan Makanan Tinggi Lemak dan Kolesterol, Risiko Pria Kena Kanker Prostat Naik

Health | Selasa, 07 September 2021 | 17:57 WIB

Cucu Akhirnya Bisa 10 Menit Pejamkan Mata setelah 7 Tahun Tak Bisa Tidur

Cucu Akhirnya Bisa 10 Menit Pejamkan Mata setelah 7 Tahun Tak Bisa Tidur

Jabar | Selasa, 07 September 2021 | 16:52 WIB

Termasuk Aktif secara Seksual, Simak 6 Tips Cegah Kanker Prostat Berikut

Termasuk Aktif secara Seksual, Simak 6 Tips Cegah Kanker Prostat Berikut

Health | Selasa, 07 September 2021 | 14:57 WIB

Terkini

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Kaltim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Bawa Enam Tuntutan, FPR dan ILPS Akan Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Bawa Enam Tuntutan, FPR dan ILPS Akan Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang

Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak

Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!

Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!

Lampung | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Lenovo Googlebook 15, Laptop AI dengan Layar 15,3 Inci dan Audio Dolby Atmos

Lenovo Googlebook 15, Laptop AI dengan Layar 15,3 Inci dan Audio Dolby Atmos

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Satu Emiten Milik Hary Tanoesoedibjo dan Saham ARKO Digembok BEI

Satu Emiten Milik Hary Tanoesoedibjo dan Saham ARKO Digembok BEI

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:23 WIB

APBD Perubahan Riau 2026 Sudah Bisa Dicairkan, tapi Fokus Tunda Bayar

APBD Perubahan Riau 2026 Sudah Bisa Dicairkan, tapi Fokus Tunda Bayar

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:21 WIB

BMKG Prediksi Seluruh Jakarta Diguyur Hujan pada Rabu Siang hingga Malam

BMKG Prediksi Seluruh Jakarta Diguyur Hujan pada Rabu Siang hingga Malam

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini 28 Oktober 2026, 3 Zodiak akan Temukan Kebahagiaan Asmara

Ramalan Zodiak Hari Ini 28 Oktober 2026, 3 Zodiak akan Temukan Kebahagiaan Asmara

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:15 WIB

×