Pemicu Penyakit dan Penghambat Kesembuhan, Dokter Zaidul Akbar Anjurkan Setop Makanan Ini

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 21 September 2021 | 07:45 WIB
Pemicu Penyakit dan Penghambat Kesembuhan, Dokter Zaidul Akbar Anjurkan Setop Makanan Ini
Ilustrasi makanan tinggi gula, olahan dan bertepung disebut Dokter Zaidul Akbar sebagai makanan pemicu penyakit kronis dan membuat tubuh sulit recovery saat sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak perlu rumit dengan aneka pengobatan, Dokter Zaidul Akbar menyarankan masyarakat untuk mengurangi asupan gula, tepung, dan makanan olahan agar tubuh lebih cepat menyembuhkan diri.

Selain itu, kata dr. Zaidul Akbar, apa yang dimakan oleh seseorang juga bisa mencerminkan kesehatan tubuhnya.

Itu artinya, ada beberapa makanan tertentu yang bisa menghambat metabolisme, sehingga tubuh sulit untuk sembuh saat menderita suatu penyakit.

"Ketika itu disetop (makanan olahan, gula, dan tepung) banyak yang bisa diperbaiki atau tubuh sudah bisa recovery sendiri lebih cepat," ujarnya melalui kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Senin (13/9/2021).

Lebih lanjut, dokter pencetus Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu juga menyebut, bukan hanya tubuh bisa memulihkan diri jadi lebih cepat, dengan menghindari beberapa makanan tersebut juga bisa mengatasi masalah menstruasi dan pencernaan.

Selain itu, pola makan tersebut juga sangat efektif memperbaiki mood atau emosi.

Ilustrasi Makanan Sehat.
Ilustrasi Makanan Sehat.

"Bukan hanya menstruasi diperbaiki, ternyata mood lebih baik, jantung lebih baik, otak pola pikir tidak lelaki dan perempuan," terangnya.

Hal ini juga selaras dengan hasil di berbagai kajian dan literatur yang menyebutkan, mengonsumsi makanan tinggi gula, tinggi tepung dan makanan siap saji olahan meningkatkan risiko penyakit kronis diabetes, jantung, hingga hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Terlebih jika pola konsumsi buruk tersebut tidak diiringi dengan pola hidup sehat seperti rutin berolahraga, konsumsi buah dan sayur, serta tidur yang cukup, maka akan semakin tinggi risikonya terkena berbagai penyakit kronis tersebut.

Untuk itulah dr. Zaidul Akbar menganjurkan untuk menerapkan pola makan dalam Islam yang konsepnya sederhana. Jadi, kata dia,  tidak perlu mengikuti tren masa kini, di mana makanan harus dihias sedemikian rupa atau makan di tempat dengan konsep tertentu.

"Islam itu dalam urusan makanan sangat sederhana, Rasulullah mencontohkan kepada kita semua. Jadi kalau ada makanan beliau makan, kalau tidak ada makanan dia puasa," pungkas Dokter Zaidul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Jenis Makanan yang Dapat Mempercepat Proses Kesembuhan

5 Jenis Makanan yang Dapat Mempercepat Proses Kesembuhan

Health | Senin, 13 September 2021 | 14:02 WIB

Ngeri! Ketahuan Campur Sperma ke Makanan, Dokter di Semarang Diperiksa Polisi

Ngeri! Ketahuan Campur Sperma ke Makanan, Dokter di Semarang Diperiksa Polisi

Jawa Tengah | Senin, 13 September 2021 | 13:17 WIB

Oknum Dokter yang Campurkan Sperma ke Makanan di Semarang Diperiksa Kejiwaannya

Oknum Dokter yang Campurkan Sperma ke Makanan di Semarang Diperiksa Kejiwaannya

Jawa Tengah | Senin, 13 September 2021 | 13:12 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB