Waspada, Paparan Polusi Udara saat Hamil Tingkatkan Risiko Kesehatan Jangka Panjang Anak

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 14 September 2021 | 10:30 WIB
Waspada, Paparan Polusi Udara saat Hamil Tingkatkan Risiko Kesehatan Jangka Panjang Anak

Suara.com - Paparan polusi udara selama kehamilan bisa berefek pada kesehatan jangka panjang anak. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang terbit pada Nature's Environmental Health and Preventive Medicine.

Melansir dari Medical Xpress, materi partikulat (PM) merupakan komponen utama polusi udara yang semakin dikaitkan dengan konsekuensi jangka panjang bagi kesehatan dan perkembangan anak. Dalam penelitian ini, Natalie Johnson, Ph.D., profesor di Texas A&M University School of Public Health dan rekan penulisnya mensintesis temuan studi, ulasan, dan meta-analisis sebelumnya.

Mereka menganalisis efek kesehatan yang merugikan dari dua jenis partikel terkecil (PM) halus (partikel dengan diameter aerodinamis kurang dari 2,5 m) dan ultrahalus (partikel dengan diameter aerodinamis kurang dari 1 m). 

Kedua jenis PM dapat terhirup jauh ke dalam paru-paru. Partikel ini telah terbukti menyeberang ke dalam sirkulasi dan bahkan melintasi penghalang plasenta, langsung mencapai janin yang sedang berkembang.

Berbagai hasil kesehatan yang merugikan terkait dengan paparan PM halus telah dilaporkan. Beberapa hasil kesehatan termasuk berat badan lahir rendah, asma dan kondisi pernapasan kronis lainnya, masalah kognitif dan perilaku, obesitas dan diabetes. 

Penelitian tentang efek paparan PM ultra halus prenatal belum begitu luas, tetapi semakin banyak bukti menunjukkan kesamaan dengan efek yang terkait dengan paparan PM halus. 

PM ultra halus melintasi plasenta dan memasuki sirkulasi janin dan secara tidak langsung PM menyebabkan interaksi yang mengakibatkan stres oksidatif, peradangan, perubahan epigenetik, dan gangguan endokrin.

Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)


Para peneliti juga meninjau kemungkinan perawatan dan kebijakan yang mungkin meminimalkan atau bahkan membatalkan bahaya yang terkait dengan paparan PM sebelum melahirkan. Ruang hijau seperti taman dan area lain dengan pepohonan kemungkinan memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat agar paparan PM lebih rendah. 

"Penting untuk meninjau kumpulan literatur tentang paparan lingkungan, ini membantu dalam pengembangan kebijakan dan strategi intervensi. Waktu paparan seperti selama kehamilan diakui sebagai jendela kerentanan yang penting. Jadi, melindungi yang paling rentan dapat memiliki dampak kesehatan masyarakat yang besar," kata Johnson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masalah Gigi Ngilu? Berikut Cara Mencegah Penyakit Tersebut

Masalah Gigi Ngilu? Berikut Cara Mencegah Penyakit Tersebut

Kaltim | Senin, 13 September 2021 | 22:34 WIB

Gaya Nyentrik Rapper Lil Nas X di MTV VMA 2021, Bagian Perutnya Bikin Penasaran

Gaya Nyentrik Rapper Lil Nas X di MTV VMA 2021, Bagian Perutnya Bikin Penasaran

Lifestyle | Senin, 13 September 2021 | 08:25 WIB

Nadine Chandrawinata Umumkan Kehamilan: Dirgahayu Calon Ayah

Nadine Chandrawinata Umumkan Kehamilan: Dirgahayu Calon Ayah

Banten | Sabtu, 11 September 2021 | 07:15 WIB

Terkini

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB