Update Covid-19 Global: Vaksinasi Dosis Kedua Rendah, India Rentan Alami Lonjakan Lagi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 14 September 2021 | 11:04 WIB
Update Covid-19 Global: Vaksinasi Dosis Kedua Rendah, India Rentan Alami Lonjakan Lagi
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Update Covid-19 global menunjukkan penambahan 422.094 kasus positif dalam 24 jam. Dalam waktu yang sama, 6.688 kematian juga terjadi akibat infeksi virus corona tersebut.

Penambahan tersebut membuat total kasus Covid-19 secara global kini menjadi 226,03 juta kasus dengan kematian lebih dari 4,65 juta jiwa, mengutip data dari worldometers per Selasa (14/9) pukul 08.00 WIB

Catatan harian per negara, Amerika Serikat masih mendominasi kasus harian dengan melaporkan 94.492 orang terkonfirmasi Covid-19 dalam sehari. Negara lainnya, paling banyak dilaporkan Inggirs dengan 30.825 kasus, diikuti Turki dengan 24.613 kasus, India 24.479 kasus, Iran 22.541 kasus, dan Filipina 20.745 kasus.

Selebihnya, rata-rata negara lain melaporkan kurang dari 20 ribu kasus.

Angka kematian juga didominasi Amerika Serikat yang melaporkan 774 jiwa juga Rusia 719 jiwa.

Dilema vaksinasi di India
India menjadi negara kedua di dunia dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Hingga saat ini, total kasus Covid-19 di negara tersebut mencapai 33,28 juta. Di atasnya ada Amerika Serikat yang jumlah kasusnya telah mencapai 42 juta.

Setelah berhasil menghentikan tsunami Covid-19 pada periode April-Mei lalu, kasus harian di India saat ini rata-rata di bawah 50 ribu. Meski begitu, India khawatir terjadi kepuasan yang berlebihan karena tingkat infeksi Covid-19 juga kematian yang menurun dapat menyebabkan masyarakatnya enggan disuntik vaksin dosis kedua.

Pakar kesehatan setempat mengingatkan, melewatkan suntikan vaksin kedua masih membuat komunitas rentan terhadap virus corona.

Tingkat vaksinasi Covid-19 di India termasuk yang paling banyak di dunia. India telah memberikan lebih dari 744 juta dosis vaksin, atau 60 persen dari target 944 juta orang dewasa, telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Namun baru 19 persen populasi yang sudah divaksinasi dua dosis.

baca juga

Pakar kesehatan setempat menyebutkan bahwa populasi yang melewatkan dosis kedua vaksinasi masih rentan menimbulkan masalah infeksi di daerah dengan jumlah paparan yang sebelumnya rendah. Hal itu disebabkan karena masih banyak orang dengan antibodi lebih sedikit sehingga komunitas tersebut lebih rentan.

Namun, respon berbeda disampaikan pemerintah. Dikutip dari Channel News Asia, Pemerintah India mengatakan pada konferensi pers pekan lalu bahwa data yang dikumpulkan antara April hingga Agustus menunjukkan kalau satu dosis vaksin saja dapat 96,6 persen efektif dalam mencegah kematian. Sementara dua suntikan dosis memberikan perlindungan 97,5 persen.

Pernyataan tersebut kembali dikritik para ahli. Karena secara tidak langsung justru membuat orang enggan disuntik vaksin dosis kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 13 September: Positif 187, Sembuh 441, Meninggal 6

Update COVID-19 Jakarta 13 September: Positif 187, Sembuh 441, Meninggal 6

Jakarta | Senin, 13 September 2021 | 19:22 WIB

Update Covid-19 Global: Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Afsel Malah Longgarkan Pembatasan

Update Covid-19 Global: Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Afsel Malah Longgarkan Pembatasan

Health | Senin, 13 September 2021 | 10:16 WIB

Update Covid-19 Global: Angka Naik, Selandia Baru Tidak Optimis Bisa Berantas Virus Corona

Update Covid-19 Global: Angka Naik, Selandia Baru Tidak Optimis Bisa Berantas Virus Corona

Health | Minggu, 12 September 2021 | 13:12 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×