Peringati Hari Keselamatan Pasien Sedunia, Angka Kematian Ibu Melahirkan Jadi Sorotan

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 14 September 2021 | 18:45 WIB
Peringati Hari Keselamatan Pasien Sedunia, Angka Kematian Ibu Melahirkan Jadi Sorotan
Ilustrasi melahirkan (Pixabay/9092)

Suara.com - Tingkat kematian ibu mayoritas terjadi pada masa persalian dan pasca persalinan. Hal ini dinyatakan oleh Pejabat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Konferensi Pers Virtual, Selasa (14/9/2021).

Dalam peringatan Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2021, Kemenkes berfokus pada persoalan kematian ibu di fase melahirkan dan pasca-melahirkan. 

"Jadi kita memang hari ini mengambil tema selamatkan ibu dan bayi baru lahir dengan slogan berikan pleyanan persalinan yang aman dan bermartabat," ujar Direktur Jenderal Pelayanan Kemenkes RI, Abdul Kadir dalam Konferensi Pers Selasa (14/9/2021). 

Menurut data Kemenkes, sekitar 76 persen kemaitian ibu terjadi di fase persalinan dan pasca-persalinan. 

"76 persen ibu yang meninggal itu ya pada saat melahirkan atau persalinan dan tentunya juga pasca-persalinan," kata Kadir

"Ada tiga penyebab [kematian ibu] utama ini, ada pendarahan, ada juga yang meninggal karena darah tinggi atau eklamsia sehingga dia mengalami kejang-kejang pada saat hamil, kemudian ada penyakit-penyakit peyerta seperti jantung atu diabetes," imbuhnya. 

Ilustrasi melahirkan (Pixabay)
Ilustrasi melahirkan (Pixabay)


Seperti yang dipaparkan oleh Kadir, penyebab meninggal selama hamil adalah sepsis (32 persen), hipertensi (24 persen), dan lain-lain (pendarahan, komplikasi obstertik, penyakit komplikasi obstertik, hingga abortus yang capai 28 persen).

Sementara itu kematian saat persalinan paling banyak disebabkan oleh pendarahan (65 persen), ruptur uterus (14 persen), dan hipertensi (11 persen). 

Sedangkan kematian pasca-persalinan paling banyak disebabkan oleh sepsis (26 persen), pendarahan (15 persen), dan lain-lain (abortus, komplikasi obstertik, penyakit komplikasi obstertik mencapau 29 persen).

"Oleh karena itulah, makanya kita harapkan adanya peringatan keselamatan pasien sedunia ini, maka kita tetap meningkatkan keselataman ibu dan bayi," ujar Kadir. 

"Jadi untuk menurunkan risiko kematian ibu dan bayi, kami harapkan semua ibu yang melahirkan harus melahirkan di fasilitas kesehatan, oleh karena itu akses kesehatan harus ditingkatkan" imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Emosi! Takut Hubungan Intim Terpengaruh, Wanita Ini Disuruh Melahirkan Sesar

Bikin Emosi! Takut Hubungan Intim Terpengaruh, Wanita Ini Disuruh Melahirkan Sesar

Lifestyle | Senin, 13 September 2021 | 21:37 WIB

Perut Kembung Dikira karena Stres Kerja, Wanita Ini Mendadak Malah Melahirkan

Perut Kembung Dikira karena Stres Kerja, Wanita Ini Mendadak Malah Melahirkan

Lifestyle | Senin, 13 September 2021 | 19:54 WIB

Ngilu! 3 Jam Pasca Operasi Caesar, Cherly Juno Lincah Joget TikTok

Ngilu! 3 Jam Pasca Operasi Caesar, Cherly Juno Lincah Joget TikTok

Entertainment | Minggu, 12 September 2021 | 16:59 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB