Pandemi Covid-19 Belum Kelar, Ahli Ingatkan Datangnya Twindemic, Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 15 September 2021 | 18:05 WIB
Pandemi Covid-19 Belum Kelar, Ahli Ingatkan Datangnya Twindemic, Apa Itu?
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Lebih dari satu tahun sudah dunia dilanda pandemi Covid-19. Hingga kini, negara di seluruh dunia berusaha untuk menghentikan pandemi Covid-19.

Meski pandemi belum juga reda, sekarang, para ahli telah memperingatkan kemungkinan 'twindemic', yang bisa jadi akibat dari tindakan pencegahan yang lemah. Istilah twindemic sendiri mungkin baru bagi sebagian orang. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud twindemic?

Dilansir dari Times of India, Twindemic mengacu pada kemungkinan musim flu yang parah di tengah meningkatnya jumlah kasus virus corona.

Menurut para ahli, mengingat bahwa orang-orang awalnya lebih waspada, memakai masker, menjaga kebersihan tangan dan menjaga jarak sosial, hal itu menahan penyebaran penyakit pernapasan lain, selain Covid-19.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Dengan timbulnya virus corona, tanpa vaksin, orang hanya bisa bergantung pada penguncian, kewajiban menggunakan masker, jarak sosial, dan praktik higienis yang tepat. Semua faktor ini membantu mencegah virus SAR-COV-2 yang mematikan bersama dengan penyakit pernapasan lainnya seperti flu.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kasus flu selama musim 2020-2021 "sangat rendah". Ini mereka yakini karena langkah-langkah keamanan yang diadopsi oleh semua.

Meskipun sulit untuk membedakan gejala flu dan gejala Covid-19, para ahli memperingatkan kemungkinan yang sama. Mengingat bahwa coronavirus terus merajalela, mendapatkan vaksin Covid-19 menjadih yang paling penting. Namun, secara bersamaan, sama pentingnya untuk mendapatkan suntikan flu.

Menurut pedoman terbaru tentang vaksin Covid-19 oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, seorang sekarang bisa mendapatkan vaksin COVID-19 atau suntikan booster bersamaan dengan vaksin lain, seperti vaksin flu.

Sebelumnya, pedoman CDC merekomendasikan penangguhan vaksin lain dalam waktu 14 hari setelah mendapatkan vaksin Covid-19.

baca juga

Selain menerima vaksin COVID Anda, memakai masker Anda, menjaga jarak sosial, mempraktikkan kebersihan tangan yang baik sangat penting. Covid-19 atau flu, keduanya adalah penyakit menular, yang dapat terus menginfeksi orang lain dan menyebar.

Mengingat bahwa penguncian nasional membantu mengekang virus corona dan penyakit flu, penting bagi Anda untuk terus tinggal di rumah dan keluar hanya jika sangat diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, 4 Member N.Flying Sembuh dari Covid-19

Kabar Baik, 4 Member N.Flying Sembuh dari Covid-19

Entertainment | Rabu, 15 September 2021 | 16:16 WIB

Tak Perlu Cemas, Begini Cara Naik Ojek Online Agar Bisa Terhindar dari Virus Corona

Tak Perlu Cemas, Begini Cara Naik Ojek Online Agar Bisa Terhindar dari Virus Corona

Lifestyle | Rabu, 15 September 2021 | 15:55 WIB

Dua Pekan Menuju PON 2021, Kasus Covid-19 di Papua Sudah Turun?

Dua Pekan Menuju PON 2021, Kasus Covid-19 di Papua Sudah Turun?

Health | Rabu, 15 September 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:01 WIB

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Video | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Viral Perempuan Ditendang Saat Antre Makanan di Sency, Netizen Soroti Dugaan Upaya Menutup Kasus

Viral Perempuan Ditendang Saat Antre Makanan di Sency, Netizen Soroti Dugaan Upaya Menutup Kasus

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Tabuh Panci di Gedung Kemensos, Warga Desil 5-6 Protes Anak Tak Bisa Sekolah Gegara Data Bansos

Tabuh Panci di Gedung Kemensos, Warga Desil 5-6 Protes Anak Tak Bisa Sekolah Gegara Data Bansos

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:58 WIB

Eyeliner Pinkflash Apakah Aman? Ini Harga dan Review Pembeli

Eyeliner Pinkflash Apakah Aman? Ini Harga dan Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:58 WIB

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

×