EMA Sebut Suntikan Penguat Vaksin Covid-19 Bisa Picu Hipoestesia

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 16 September 2021 | 09:04 WIB
EMA Sebut Suntikan Penguat Vaksin Covid-19 Bisa Picu Hipoestesia
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

Suara.com - European Medicines Agency (EMA) mengonfirmasi efek samping baru dari dua vaksin Covid-19, yakni vaksin Pfizer dan vaksin Moderna.

Pada sebagian orang, vaksin Moderna terbukti menyebabkan hipoestesia, yakni berkurangnya sensasi sentuhan, rasa sakit dan suhu.

Efek samping hipoestesia akibat vaksin Covid-19 ini mempengaruhi setidaknya 1 dari 1.000 orang yang juga membawa risiko sama, seperti pembengkakan wajah atau kelumpuhan wajah perifer akut.

Orang yang pernah menjalani perawatan kecantikan wajah dengan metode suntik akan lebih rentan terhadap pembengkakan wajah. Adapun kelumpuhan wajah perifer akut itu Maksudnya kelemahan otot di satu sisi wajah atau Bell's Palsy.

NHS mengatakan kebanyakan orang dengan kondisi ini akan pulih dalam 9 bulan. Adapun tanda-tanda Bell's Palsy, meliputi:

Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).
  1. Kelemahan atau kelumpuhan total pada satu sisi wajah yang berkembang cepat dalam waktu 72 jam
  2. Kelopak mata terkulai atau sudut mulut
  3. Meneteskan air liur
  4. Mulut kering
  5. Kehilangan rasa
  6. Iritasi mata, seperti kekeringan atau lebih banyak air mata

NHS menyarankan orang dengan kondisi ini segera menemui dokter. Karena, pengobatan Bell's Palsy akan lebih efektif bila dilakukan lebih awal atau sedini mungkin.

Perawatan Bell's Palsy biasanya menggunakan pengobatan steroid selama 10 hari. Percobaan yang melibatkan vaksin Moderna bisa menyebabkan efek samping umum, seperti:

  1. Nyeri dan bengkak di tempat suntikan
  2. Kelelahan
  3. Panas dingin
  4. Demam
  5. Pembengkakan atau nyeri pada kelenjar getah bening di bawah lengan
  6. Sakit kepala
  7. Nyeri otot dan sendi
  8. Mual
  9. Muntah

Menurut EMA, kondisi ini bisa mempengaruhi lebih dari 10 orang. Sebagian besar efek samping biasanya ringan atau sedang dan menjadi lebih baik dalam beberapa hari setelah vaksinasi.

Efek samping lain dari vaksin Covid-19 juga termasuk gatal-gatal, ruam, kemerahan di tempat suntikan hingga 1 minggu setelah vaksinasi dan pusing. Ada pula sejumlah kecil orang yang mengalami miokarditis dan perikarditis.

baca juga

"Reaksi alergi juga terjadi pada orang yang menerima vaksin, termasuk sejumlah kecil kasus reaksi alergi parah (anafilaksis)," kata EMA dikutip dari Express.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menunjukkan kemungkinan efek samping dari suntikan penguat vaksin Covid-19 mRNA.

Efek samping suntikan penguat vaksin Pfizer mungkin termasuk rasa sakit, kemerahan dan bengkak. Sedangkan, beberapa efek samping vaksin Pfizer lainnya termasuk:

  1. Kelelahan
  2. Sakit kepala
  3. Nyeri otot
  4. Panas dingin
  5. Demam
  6. Mual

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Tingkat Autoantibodi Bisa Picu Keparahan Infeksi Virus Corona Covid-19

Ahli: Tingkat Autoantibodi Bisa Picu Keparahan Infeksi Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 16 September 2021 | 08:18 WIB

Peneliti: Anak-Anak Berisiko Kecil Alami Kerusakan Paru Akibat Virus Corona Covid-19

Peneliti: Anak-Anak Berisiko Kecil Alami Kerusakan Paru Akibat Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 15 September 2021 | 18:57 WIB

Benarkah Virus Corona Covid-19 akan Menjadi Covid-22? Ini Kata Ahli!

Benarkah Virus Corona Covid-19 akan Menjadi Covid-22? Ini Kata Ahli!

Health | Selasa, 14 September 2021 | 15:58 WIB

Terkini

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

×