Peneliti: Anak-Anak Berisiko Kecil Alami Kerusakan Paru Akibat Virus Corona Covid-19

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 15 September 2021 | 18:57 WIB
Peneliti: Anak-Anak Berisiko Kecil Alami Kerusakan Paru Akibat Virus Corona Covid-19
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Virus corona Covid-19 sangat mempengaruhi sistem pernapasan seseorang yang bisa menyebabkan penyakit serius lainnya.

Sedangkan, pemulihan total pasien Covid-19 mungkin akan memakan waktu hingga berbulan-bulan dan berakibat fatal dalam beberapa kasus.

Tapi dilansir dari Times of India, Penelitian baru menemukan bahwa kemungkinan kerusakan paru-paru akibat infeksi virus corona Covid-19 di kalangan anak remaja lebih kecil risikonya.

Mereka menemukan paru-paru anak muda yang tertular virus corona Covid-19 berfungsi dengan cara yang sama seperti sebelum infeksi. Makalah Penelitian ini dipresentasikan pada Kongres Internasional Masyarakat Pernafasan Eropa.

Jika anak muda terinfeksi virus corona Covid-19, penyakit ini tidak akan mempengaruhi fungsi paru-paru mereka dalam jangka panjang.

Studi tersebut juga menambahkan bahwa anak muda dengan asma yang terinfeksi virus corona Covid-19 juga tidak mengalami kerusakan paru-paru.

Orang-orang dalam kondisi tersebut mungkin akan mengalami masalah pernapasan lebih berat, tetapi kapasitas dan fungsi paru-parunya tidak terpengaruh oleh virus corona Covid-19.

Ilustrasi paru-paru (Pixabay/oracast)
Ilustrasi paru-paru (Pixabay/oracast)

Penelitian yang dilakukan di Stockholm ini melibatkan anak muda dengan usia rata-rata 22 tahun, termasuk anak yang lahir antara 1994 dan 1996.

Sebelum pandemi virus corona melanda antara 2016 dan 2019, banyak jenis tes kesehatan yang dilakukan oleh orang-orang tersebut.

baca juga

Para peserta penelitian tertular virus corona Covid-19 antara Oktober 2020 dan Mei 2021. Setelah infeksi dan pemulihan virus corona Covid-19, tes fungsi paru-paru dilakukan bersama dengan tes eosinofil dan peradangan.

Di antara 661 anak muda yang terinfeksi, antibodi terhadap SARS-CoV-2 terbentuk dalam darah 178 orang.

Tes dan hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan kerja paru-paru setelah sembuh dari virus corona Covid-19 tetap sama pada anak muda.

Studi lain mengklaim bahwa infeksi virus corona Covid-19 tidak berdampak pada kemampuan kerja paru-paru anak-anak dan remaja.

Tetapi, laporan sebaliknya menemukan bahwa anak-anak dan remaja yang memiliki infeksi virus corona para telah membahayakan kesehatan paru-paru.

Tujuan Penelitian ini adalah memahami dampak virus corona Covid-19 pada paru-paru anak-anak. Karena, anak-anak cenderung pulih lebih cepat setelah infeksi virus corona dibandingkan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus RSV Berisiko Serang Anak-Anak setelah Pandemi Covid-19, Kenali Gejalanya

Virus RSV Berisiko Serang Anak-Anak setelah Pandemi Covid-19, Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 14 September 2021 | 17:50 WIB

Benarkah Virus Corona Covid-19 akan Menjadi Covid-22? Ini Kata Ahli!

Benarkah Virus Corona Covid-19 akan Menjadi Covid-22? Ini Kata Ahli!

Health | Selasa, 14 September 2021 | 15:58 WIB

Penelitian: Virus Corona Covid-19 Berdampak Buruk pada Pasien HIV dan TBC

Penelitian: Virus Corona Covid-19 Berdampak Buruk pada Pasien HIV dan TBC

Health | Selasa, 14 September 2021 | 13:06 WIB

Terkini

Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD

Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:42 WIB

2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz

2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya

Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal

Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:36 WIB

SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik

SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:05 WIB

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

×