Gejala Pneumonia, Beberapa Jenis Batuk Ini Bisa Jadi Tanda Peringatan!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 16 September 2021 | 11:16 WIB
Gejala Pneumonia, Beberapa Jenis Batuk Ini Bisa Jadi Tanda Peringatan!
Ilustrasi batuk (Shutterstock)

Suara.com - Pneumonia adalah pembengkakan atau peradangan dari jaringan di satu atau kedua paru-paru. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, tetapi juga bisa disebabkan oleh virus corona Covid-19.

Gejala pneumonia biasanya berkembang secara mendadak selama 24 hingga 48 jam atau muncul lebih lambat selama beberapa hari. Pneumonia bisa menyerang orang-orang dari segala usia, tetapi bisa lebih serius pada kelompok orang tertentu, seperti orang yang masih sangat muda atau orang tua.

Menurut NHS, gejala umum pneumonia adalah batuk. Badan kesehatan itu menyatakan bahwa batuk akibat pneumonia mungkin kering atau menghasilkan lendir kental berwarna kuning, hijau, coklat atau disertai darah yang dikenal sebagai dahak.

Jika batuk Anda menunjukkan salah satu dari tanda-tanda ini, hal itu berpotensi menjadi gejala pneumonia. Jika Anda mengalami demam tinggi, batuk terus-menerus atau kehilangan indra penciuman atau perasa, maka itu bisa menjadi tanda virus corona Covid-19.

Gejala umum pneumonia lainnya termasuk kesulitan bernapas dan demam tinggi. Napas seseorang mungkin lebih cepat dan dangkal. Bahkan, Anda mungkin akan merasa sesak napas ketika istirahat.

Ilustrasi pneumonia [shutterstock]
Ilustrasi pneumonia [shutterstock]

NHS juga menyatakan bahwa detak jantung yang cepat, berkeringat, menggigil dan kehilangan nafsu makan juga bisa menjadi gejala pneumonia. Ada juga beberapa gejala yang kurang umum untuk diperhatikan.

Sedangkan dilansir dari Express, gejala pneumonia yang kurang umum, termasuk sakit kepala. Dalam beberapa kasus, orang juga akan batuk darah atau mengalami nyeri sendi dan otot.

Merasa bingung dan disorientasi juga bisa menjadi indikator pneumonia yang sangat umum terjadi pada orang tua. Jika Anda merasa tidak sehat dan memiliki gejala pneumonia lainnya, hubungan dokter.

Bila seseorang mengalami kesulitan bernapas, batuk berdarah atau kedinginan dan berkeringat, serta kulit pucat, Anda harus segera memanggil layanan darurat medis.

baca juga

Pneumonia biasanya merupakan hasil dari infeksi bakteri, tetapi ada bentuk lain, selain pneumonia bakteri. Kondisi ini termasuk pneumonia virus yang disebabkan oleh virus, seperti virus corona Covid-19 dan pneumonia aspirasi. Pneumonia aspirasi disebabkan oleh menghirup muntahan atau zat berbahaya.

Adapun pneumonia jamur yang mempengaruhi orang dengan sistem kekebalan lemah. Tapi, orang juga bisa terinfeksi pneumonia jamur ketika berada di rumah sakit atau menjalani perawatan intensif dengan alat bantu pernapasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Penyebab Paru-Paru Basah yang Paling Umum

3 Penyebab Paru-Paru Basah yang Paling Umum

Health | Selasa, 31 Agustus 2021 | 07:49 WIB

Cara Mudah Mengatasi Batuk dengan 4 Bahan Alami Ini

Cara Mudah Mengatasi Batuk dengan 4 Bahan Alami Ini

Your Say | Senin, 16 Agustus 2021 | 13:09 WIB

Gejala Covid pada Ibu Hamil dari Ringan, Sedang hingga Berat

Gejala Covid pada Ibu Hamil dari Ringan, Sedang hingga Berat

Health | Senin, 02 Agustus 2021 | 18:58 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×