Hati-hati Jerawat Otak, Kondisi Pembuluh Darah Menonjol yang Bisa Sebabkan Stroke

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 16 September 2021 | 14:32 WIB
Hati-hati Jerawat Otak, Kondisi Pembuluh Darah Menonjol yang Bisa Sebabkan Stroke
Ilustrasi otak (Elements Envato)

Suara.com - Bukan hanya wajah dan tubuh, ternyata otak juga bisa mengalami jerawat. Berbeda dengan jerawat biasa, jerawat otak bisa sangat berbahaya bagi pengidapnya.

Jerawat otak sendiri adalah kondisi aneurisma otak, atau pembuluh darah yang melebar dan menonjol seperti balon.

Bila jerawat otak pecah, akibatnya bisa sangat fatal mulai dari terjadi pendarahan otak atau subarachnoid, kerusakan otak, hingga berisiko memicu stroke.

Spesialis Saraf dr. Abrar Arham, SpBS mengatakan, mayoritas atau hampir semua pasien yang datang dengan keluhan aneurisma otak sudah dalam kondisi pecah, yang membuat penanganan semakin sulit.

"Hanya 10 persen pasien yang datang ke kita itu aneurismanya belum pecah, yang 90 persennya datang pecah semua, kita ini sibuk nanganin yang pecah-pecah, kondisinya sudah berat," ujar dr. Abrar dalam acara diskusi Kamis, (16/9/2021).

Ia melanjutkan, pasien aneurisma yang sudah dalam kondisi pecah memerlukan penanganan lebih rumit dan kemungkinan untuk kembali sembuh perlu penobatan hingga tahunan.

Belum lagi risiko kematian yang tinggi atau biaya pengobatan yang lebih mahal. Untuk itu, lanjut dr. Abrar, lebih baik menangani aneurisma sebelum pecah.

"Kalau banyak yang paham, bahwa lebih murah dan mudah ditangani sebelum pecah, kematian karena aneurisma yang bisa menyebabkan stroke bisa dikurangi," terang dr. Abrar.

Aneurima sendiri terjadi akibat lemahnya dinding pembuluh darah, dan pecahnya aneurisma ini diperkirakan dialami satu orang setiap 18 menit sekali.

Selain itu, aneurisma otak dapat terjadi pada siapa saja, dan umumnya sebelum pecah aneurisma tidak bergejala, sehingga dianjurkan untuk melakukan brain check- up secara rutin.

Di sisi lain, aneurisma memang tidak selalu berujung pada kasus kematian. Namun kualitas hidup penderitanya juga menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga. Kecacatan, perawatan, tenaga, dan biaya besar menjadi faktor penting yang perlu dipahami oleh penderita jerawat otak atau aneurisma otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

90 Persen Penderita Jerawat Otak Baru ke RS Setelah Pecah dan Terjadi Pendarahan

90 Persen Penderita Jerawat Otak Baru ke RS Setelah Pecah dan Terjadi Pendarahan

Health | Kamis, 16 September 2021 | 13:57 WIB

Mengenal Sistem Peredaran Darah di Dalam Tubuh Manusia

Mengenal Sistem Peredaran Darah di Dalam Tubuh Manusia

Health | Kamis, 16 September 2021 | 12:59 WIB

Monika Syock, Awalnya Sakit Perut, Tapi Tangan dan Kaki Diamputasi Demi Sembuh

Monika Syock, Awalnya Sakit Perut, Tapi Tangan dan Kaki Diamputasi Demi Sembuh

Bogor | Kamis, 16 September 2021 | 06:38 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB