Survei: Antusias Vaksinasi Indonesia Tinggi, Tapi Daftarnya Repot dan Ngantri

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 16 September 2021 | 15:50 WIB
Survei: Antusias Vaksinasi Indonesia Tinggi, Tapi Daftarnya Repot dan Ngantri
Vaksinasi COVID-19 di Sumsel [ANTARA]

Suara.com - Hasil survei terbaru menunjukan minat dan antusias masyarakat Indonesia terhadap vaksinasi Covid-19 sudah tinggi, tapi masih banyak yang menemui kendala.

Kendala itu berupa kesulitan mendaftar, antrean, dan ketersediaan stok vaksin Covid-19 di daerah tempat tinggal terdekat.

Survei ini dilakukan Change.org Indonesia, Katadata Insight Center (KIC) dan KawalCOVID19.id. Dilakukan selama periode 6 hingga 21 Agustus 2021 dilakukan secara online ke seluruh Indonesia, dengan melibatkan 8.299 responden.

Dari hasil survei itu ditemukan 77,9 responden sudah divaksin, dan 22,1 persen atau 1.831 orang responden di antaranya belum divaksin.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Bagi responden yang belum divaksin, mayoritas atau 61,7 persen atau 1.130 orang mengaku sangat ingin mendapatkan vaksin, tapi terkendala berbagai hal.

Alasan tertinggi 34,3 persen belum divaksinasi karena harus repot dengan antrian yang panjang, dan ramai di lokasi vaksinasi.

Selain itu 17,9 persen mengaku tidak tahu harus ke mana untuk vaksinasi,16,5 persen menunggu vaksinasi yang ampuh, 15,9 persen sudah datang tapi tidak kebagian vaksin, dan 15,8 persen karena vaksinasi belum tersedia di tempat tinggalnya.

Sisanya ada yang mengaku baru sembuh dari Covid-19, karena memiliki penyakit bawaan (komorbid), sedang hamil, data tidak muncul di peduli lindungi, fobia suntikan, hingga didaftarkan vaksin gotong royong.

Manajer Riset Katadata Insight Center (KIC), Vivi Zabkie mengatakan mayoritas kelompok yang bersedia tapi belum divaksinasi, karena tidak tahu cara mendapatkan vaksin, sehingga berharap informasi vaksinasi didapatkan secara langsung.

baca juga

"Berharap agar informasi tentang vaksinasi muncul di kanal yang bersifat langsung dan dekat dengan lingkungan mereka, seperti pengumuman dari ketua RT/RW (60,5%), disusul kanal informasi publik non pemerintah (50,8 persen)," tutur Vivi saat konferensi pers, Rabu (16/9/2021).

Melalui survei ini, juga diharapkan informasi terkini tentang vaksinasi tersedia di lingkungan terdekat dengan partisipasi ketua RT/RW, serta peningkatan edukasi seputar peran vaksinasi guna memperkuat imunitas tubuh.

"Jangan sampai warga yang antusias untuk divaksinasi jadi putus asa karena sulit mendapatkan informasi terkini, atau terhambat masalah stok dan prosedur pendaftaran," timpal Co-founder KawalCOVID19.id, Elina Ciptadi di forum yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Sudjiwo Tedjo, Giliran Gus Nadir Beri Pesan Menohok Soal Santri Tutup Telinga

Setelah Sudjiwo Tedjo, Giliran Gus Nadir Beri Pesan Menohok Soal Santri Tutup Telinga

Surakarta | Kamis, 16 September 2021 | 14:30 WIB

Ahli Ingatkan Risiko Twindemic yang Lebih Parah Tahun Ini

Ahli Ingatkan Risiko Twindemic yang Lebih Parah Tahun Ini

Health | Kamis, 16 September 2021 | 14:00 WIB

Geger Nicki Minaj Sebut Vaksin Covid-19 Bikin Impoten, Langsung Disentil Pakar

Geger Nicki Minaj Sebut Vaksin Covid-19 Bikin Impoten, Langsung Disentil Pakar

Entertainment | Kamis, 16 September 2021 | 13:53 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×