Ahli Ingatkan Risiko Twindemic yang Lebih Parah Tahun Ini

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 16 September 2021 | 14:00 WIB
Ahli Ingatkan Risiko Twindemic yang Lebih Parah Tahun Ini
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Virus corona Covid-19 adalah penyakit yang jauh lebih parah dan tidak bisa diprediksi, tak seperti penyakit pernapasan lainnya. Tapi, kini orang-orang menjadi lebih waspada dan berhati-hati dengan mengambil langkah perlindungan untuk menjaga dirinya sendiri.

Pada gilirannya, langkah-langkah perlindungan ini bisa membantu mencegah penyakit lain.

Meski begitu, para ahli telah memperingatkan adanya risiko twindemic di tengah pandemi virus corona Covid-19 yang lebih parah tahun 2021 ini.

Twindemic mengacu pada kemungkinan musim flu parah di tengah meningkatnya jumlah kasus virus corona Covid-19. Menurut para ahli, langkah-langkah pencegahan selama pandemi bisa mencegah penyebaran penyakit pernapasan lain secara tak langsung, seperti memakai masker, menjaga kebersihan tangan dan menjaga jarak sosial.

Di tengah pandemi virus corona dan tanpa adanya vaksin Covid-19, orang-orang hanya bisa melindungi dirinya dengan memakai masker, menjaga jarak sosial, menjaga kebersihan tangan dan mengisolasi diri di rumah untuk melindungi diri sendiri.

Semua faktor ini bisa membantu mencegah penularan virus corona Covid-19 yang mematikan sekaligus penyakit pernapasan lainnya, seperti flu.

Ilustrasi virus corona Covid-19, twindemic (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19, twindemic (Pixabay/mohamed_hassan)

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kasus flu selama musim 2020-2021 tergolong cukup rendah karena langkah-langkah perlindungan tersebut.

Sekarang ini, orang-orang lebih lebih santai dan kurang waspada karena adanya vaksin Covid-19. Meskipun sulit untuk membedakan gejala flu dan gejala virus corona, para ahli memperingatkan adanya kemungkinan twindemic.

Namun dilansir dari Times of India, vaksin Covid-19 afalah cara terbaik untuk mengatasi virus corona Covid-19 tersebut. Menurut CDC, vaksin Covid-19 adalah langkah terpenting di tengah lonjakan kasus virus corona Covid-19.

baca juga

Pada waktu bersamaan, suntik vaksin flu juga sama pentingnya. CDC mengatakan semua orang bisa mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, suntikan penguat vaksin Covid-19 sekaligus vaksin flu bersamaan.

Sebelumnya, CDC merekomendasikan untuk menangguhkan atau menunda suntik vaksin lain dalam 14 hari setelah suntik vaksin Covid-19.

Selain suntik vaksin Covid-19, memakai masker, menjaga jarak sosial, dan menjaga kebersihan tangan juga sama pentingnya. Karena, virus corona dan flu sama-sama penyakit menular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Sebut Covid-19 Tak Bisa Dilenyapkan, akan Bertahan seperti Flu?

WHO Sebut Covid-19 Tak Bisa Dilenyapkan, akan Bertahan seperti Flu?

Health | Kamis, 09 September 2021 | 14:16 WIB

Tidak Sama! Berikut Perbedaan Antara Covid-19, Pilek, Flu, Alergi, dan Asma

Tidak Sama! Berikut Perbedaan Antara Covid-19, Pilek, Flu, Alergi, dan Asma

Your Say | Minggu, 29 Agustus 2021 | 18:06 WIB

Vaksin Flu Bisa Turunkan Risiko Sepsis dan Stroke akibat Virus Corona Covid-19

Vaksin Flu Bisa Turunkan Risiko Sepsis dan Stroke akibat Virus Corona Covid-19

Health | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 13:44 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×