alexametrics

Vaksinasi Covid-19 untuk Kelompok Disabilitas Digelar di Bali, Diikuti Ribuan Orang

Risna Halidi | Dinda Rachmawati
Vaksinasi Covid-19 untuk Kelompok Disabilitas Digelar di Bali, Diikuti Ribuan Orang
Vaksinasi Covid-19 untuk Kelompok Disabilitas Digelar di Bali (Istimewa)

"Acara berlangsung pada tanggal 9- 10 September lalu ini berlaku untuk seluruh masyarakat umum dan masyarakat penyandang disabilitas agar mereka merasa dimudahkan," ujarnya.

Suara.com - Percepatan vaksinasi Covid-19 untuk kelompok disabilitas kini menjadi salah satu fokus dari pemerintah. Kelompok disabilitas sendiri masuk ke dalam sasaran tahap 3, yakni masyarakat rentan.

Untuk mendukung hal tersebut, Staf Khusus Presiden menunjuk Maharani Kemala Foundation ditunjuk untuk menyelengarakan vaksinasi Covid-19 untuk 2000 masyarakat umum dan disabilitas.

Vaksinasi diadakan di dua titik wilayah Bali yakni di halaman kantor DPRD Provinsi Bali dan di Parkiran Stadion Dipta, Gianyar, Bali.

Maharani Kemala Dewi, Pendiri Maharani Kemala Foundation mengatakan acara ini tidak hanya ditujukan bagi warga umum, namun juga terbuka untuk warga disabilitas atau berkebutuhan khusus.

Baca Juga: Selter Warungboto Tangguh Gelar Vaksinasi Covid-19 Minggu Besok, 500 Orang Bakal Divaksin

"Ini dilakukan agar mereka lebih mudah untuk melakukan vaksinasi sehingga mereka tetap semangat untuk menjalani hidup yang sehat dan termotivasi dalam melakukan program vaksinasi dari pemerintah," ujar dia dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.

"Acara berlangsung pada tanggal 9- 10 September lalu ini berlaku untuk seluruh masyarakat umum dan masyarakat penyandang disabilitas agar mereka merasa dimudahkan," ujarnya.

Berjalan dengan tertib, vaksin Sinovac dan Sinopharm yang diberikan kepada masyarakat diapresiasi oleh Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia.

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya MKFmembantu program pemerintah agar Indonesia lekas pulih dari pandemi bebas covid -19, dan ekonomi bisa kembali pulih, pariwisata bangkit, tentunya semua demi kebaikan seluruh masyarakat," tutup dia.

Baca Juga: Hoaks Soal Penyakit Komorbid Hambat Pemberian Vaksin COVID-19 untuk Lansia

Komentar