Berhubungan dengan Telinga Bagian Dalam, Ketahui 3 Penyebab Umum Vertigo!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 21 September 2021 | 15:30 WIB
Berhubungan dengan Telinga Bagian Dalam, Ketahui 3 Penyebab Umum Vertigo!
Ilustrasi perempuan dengan keluhan vertigo. (Shutterstock)

Suara.com - Vertigo merupakan kondisi ketika seseorang merasakan pusing disertai sensasi seolah ruangan atau lingkungan sekitarnya bergerak.

Perbedaan antara vertigo dengan pusing karena darah rendah adalah kepala yang terasa ringan dan berkunang-kunang.

Menurut WebMD, penyebab umum dari vertigo adalah adanya masalah telinga bagian dalam. Beberapa penyebab umumnya termasuk:

1. BPPV (Benign paroxysmal positional vertigo)

BPPV terjadi ketika partikel kalsium kecil (canaliths) lepas dari lokasi normalnya dan terkumpul di telinga bagian dalam.

Episode BPPV seringnya digambarkan seperti pusing ringan sampai intens yang berlangsung singkat, lansir Mayo Clinic.

Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh perubahan spesifik posisi kepala. Misalnya, menengadahkan kepala ke atas atau ke bawah secara cepat, ketika berbaring, membalikkan badan, atau duduk di tempat tidur.

BPPV bisa menganggu tetapi jarang kondisinya dianggap serius, kecuali saat gejalanya meningkat seperti akan terjatuh.

Ilustrasi pusing vertigo (Shutterstock)

2. Penyakit Meniere

baca juga

Penyakit Meniere merupakan gangguan telinga bagian dalam yang diduga penyebabnya adalah penumpukan cairan serta perubahan tekanan di telinga.

Kondisi ini dapat menyebabkan episode vertigo sekaligus telinga berdenging atau tinnitus dan gangguan pendengaran.

3. Neuritis vestibular atau labirinitis

Ini adalah masalah telinga bagian dalam yang berhubungan dengan infeksi, umumnya virus.

Infeksi ini menyebabkan peradangan di telinga bagian dalam di sekitar saraf penting yang bertugas membantu keseimbangan indera tubuh.

Vertigo sangat jarang dikaitkan dengan:

  • Cedera kepala atau leher
  • Masalah otak atau stroke
  • Obat-obatan tertentu yang menyebabkan kerusakan telinga
  • Sakit kepala migrain

Sementara itu, vertigo umumnya akan disertai dengan gejala lain seperti rasa mual, muntah, gerakan mata tidak normal atau nystagmus, sakit kepala, berkeringat, hingga telinga berdering.

Gejala ini dapat berlangsung selama beberapa menit hingga jam serta datang dan pergi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vertigo Bukan Hanya Soal Sakit Kepala, Simak Berbagai Penyebabnya

Vertigo Bukan Hanya Soal Sakit Kepala, Simak Berbagai Penyebabnya

Health | Senin, 26 April 2021 | 14:53 WIB

Peneliti: Covid-19 Bisa Memicu Masalah Pendengaran hingga Vertigo

Peneliti: Covid-19 Bisa Memicu Masalah Pendengaran hingga Vertigo

Health | Senin, 22 Maret 2021 | 09:51 WIB

Bisakah Vertigo Menyebabkan Kematian? Guru Besar UI Angkat Bicara

Bisakah Vertigo Menyebabkan Kematian? Guru Besar UI Angkat Bicara

Health | Senin, 08 Februari 2021 | 16:27 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×