Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta

Bella, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 09 September 2026 | 14:35 WIB
Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta
Ilustrasi - Warga menjaring ikan sapu-sapu di kawasan pintu air Manggarai Jakarta, Sabtu (21/2).
baca 10 detik
  • Dinas KPKP DKI Jakarta mengusulkan kajian ikan sapu-sapu senilai Rp250 juta pada Rabu, 9 September 2026.
  • Gubernur Pramono Anung memerintahkan riset karena populasi ikan invasif tersebut mendominasi perairan ibu kota di atas 60 persen.
  • Dinas KPKP juga menambah anggaran pangan bersubsidi sebesar Rp370 miliar untuk satu juta paket periode September hingga Desember 2026.

Suara.com - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta mengusulkan kajian ikan sapu-sapu dalam pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Aktivitas tersebut dimasukkan kembali ke dalam rancangan anggaran usai mendapatkan atensi langsung dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

“Sesuai dengan MoU kemarin, memang untuk kajian ikan sapu-sapu kan tidak disetujui. Tapi karena gubernur mengingatkan kami, terkait dengan kajian ikan sapu-sapu tetap harus dilaksanakan di tahun ini,” papar Kepala DKPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok.

Besaran biaya yang dibutuhkan untuk riset fauna air itu di kisaran Rp250 juta.

Alokasi dana riset satwa invasif ini disiasati melalui efisiensi serta pergeseran pos belanja internal pada dinas terkait.

“Jadi kami tambah kurang. Ada efisiensi beberapa kegiatan yang bisa mengakomodir anggaran untuk kajian ikan sapu-sapu,” imbuh Hasudungan.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memang berencana mengadakan kajian ilmiah khusus terkait populasi, pola hidup, serta dampak ekologis keberadaan ikan sapu-sapu di sungai-sungai Jakarta.

Kajian ini bertujuan menghasilkan data riset yang valid dan rekomendasi kebijakan jangka panjang yang tepat sasaran.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah dampak abu vulkanik Gunung Anak Kraktau. [Suara.com/Adiyoga]
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah dampak abu vulkanik Gunung Anak Kraktau. [Suara.com/Adiyoga]

Berdasarkan temuan di lapangan yang disorot oleh jajaran Pemprov DKI Jakarta, termasuk Gubernur Pramono Anung, populasi ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostomus) di perairan ibu kota dilaporkan telah mendominasi hingga di atas 60 persen.

baca juga

Spesies ini dinilai sangat berbahaya bagi ekosistem karena daya tahan hidupnya yang tinggi, laju reproduksi yang cepat, serta kebiasaannya menggerogoti dinding sungai yang dapat merusak infrastruktur perairan.

Di luar kajian ikan sapu-sapu, DKPKP DKI Jakarta juga menambah anggaran sekitar Rp370 miliar untuk penyediaan paket pangan bersubsidi selama September hingga Desember 2026, dengan total sekitar 1 juta paket.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisruh Bansos di Jakarta: Data Salah Sasaran, Warga Miskin Gigit Jari

Kisruh Bansos di Jakarta: Data Salah Sasaran, Warga Miskin Gigit Jari

News | Rabu, 09 September 2026 | 10:22 WIB

Jangan Cuma Penerima KJP! Seluruh Pelajar di Jakarta Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

Jangan Cuma Penerima KJP! Seluruh Pelajar di Jakarta Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:42 WIB

Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS

Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:56 WIB

Viral JPO Dewi Sartika, Pramono Anung Tagih Tanggung Jawab Pengembang

Viral JPO Dewi Sartika, Pramono Anung Tagih Tanggung Jawab Pengembang

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:06 WIB

Pramono Anung Beri Sinyal Harga Tiket Masuk Ragunan Bakal Ada Penyesuaian

Pramono Anung Beri Sinyal Harga Tiket Masuk Ragunan Bakal Ada Penyesuaian

News | Senin, 07 September 2026 | 19:43 WIB

Pemprov dan DPRD DKI Kompak Semprot Pedagang Masker Nakal: Jangan Main Harga di Tengah Musibah!

Pemprov dan DPRD DKI Kompak Semprot Pedagang Masker Nakal: Jangan Main Harga di Tengah Musibah!

News | Senin, 07 September 2026 | 19:13 WIB

Lawan Abu Anak Krakatau, Pemprov DKI Kerahkan Damkar dan Water Mist untuk Bersihkan Udara

Lawan Abu Anak Krakatau, Pemprov DKI Kerahkan Damkar dan Water Mist untuk Bersihkan Udara

News | Senin, 07 September 2026 | 17:42 WIB

Masih Diselimuti Abu Krakatau! PJJ Sekolah di Jakarta Diperpanjang hingga Besok

Masih Diselimuti Abu Krakatau! PJJ Sekolah di Jakarta Diperpanjang hingga Besok

News | Senin, 07 September 2026 | 17:01 WIB

Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok

Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:24 WIB

Jakarta Kena Imbas Erupsi Anak Krakatau, Gubernur Pramono Minta Warga Waspada

Jakarta Kena Imbas Erupsi Anak Krakatau, Gubernur Pramono Minta Warga Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:21 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

×