Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB
Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan pemerintah masih memantau pergerakan harga pangan di wilayah yang terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Erupsi Anak Krakatau belum mengganggu harga dan distribusi pangan.
  • Pemerintah tetap memantau pasokan di wilayah terdampak erupsi.
  • Harga pangan terlalu rendah bisa menekan produksi dan memicu lonjakan.

Suara.com - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat mengganggu penerbangan dan aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah belum berdampak terhadap harga maupun distribusi bahan pokok. Namun, pemerintah masih harus mewaspadai potensi gangguan pasokan jika aktivitas gunung api tersebut terus berlanjut.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan pemerintah masih memantau pergerakan harga pangan di wilayah yang terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga bahan pokok sejauh ini masih relatif stabil.

"Jadi kalau kami bisa pantau juga dari SP2KP, karena SP2KP itu di semua kabupaten kota. Yang terkena dampak pun juga sebenarnya distribusinya tetap masuk," kata Budi di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Menurut Budi, kondisi tersebut membuat belum terlihat adanya tekanan terhadap harga pangan akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Meski demikian, pemerintah tidak menutup kemungkinan munculnya masalah jika distribusi mulai terganggu.

"Jadi selama ini kalau kita lihat sebenarnya harganya stabil," ujarnya.

Budi mengatakan pemantauan tidak hanya dilakukan melalui SP2KP. Kementerian Perdagangan juga berkomunikasi dengan pihak terkait untuk memastikan bahan pokok tetap dapat masuk ke wilayah yang terdampak.

"Ya, dari pantauan kami termasuk dari SP2KP dan kita juga komunikasi ya, tidak hanya melihat SP2KP, sementara tidak ada masalah. Mudah-mudahan tidak ada ya, tidak ada masalah," kata Budi.

Di tengah kondisi harga pangan yang masih stabil, Budi mengingatkan pemerintah tidak boleh hanya fokus ketika harga mengalami lonjakan. Harga yang jatuh terlalu rendah juga dapat menjadi ancaman karena berpotensi menekan produsen.

Budi mencontohkan harga telur ayam yang sempat turun hingga sekitar Rp22.000 per kilogram. Padahal, harga acuannya berada di kisaran Rp30.000 per kilogram.

baca juga

Menurutnya, harga yang terlalu rendah jika berlangsung dalam waktu lama dapat membuat peternak tidak mampu menutup biaya produksi. Kondisi tersebut bisa membuat produksi turun dan pasokan di pasar semakin terbatas.

Jika pasokan berkurang, harga justru berpotensi melonjak pada periode berikutnya.

"Nah, kalau misalnya dia turun jauh di bawah harga acuan, ya itu kalau dibiarkan terlalu lama, dia tidak akan memproduksi. Kalau tidak diproduksi kan jadi barangnya nggak ada. Kalau suplainya sedikit, harga akan naik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau Belum Ditemukan, Polisi Siapkan Posko Antemortem

5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau Belum Ditemukan, Polisi Siapkan Posko Antemortem

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:24 WIB

Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau

Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:21 WIB

5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan! Polda Banten Mulai Siapkan Pos Antemortem

5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan! Polda Banten Mulai Siapkan Pos Antemortem

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:14 WIB

Terkini

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×