- Komunitas JFIVER mengadakan gathering 57 unit Jaecoo J5 EV di Cikole Lembang pada tahun 2026.
- PT BFI Finance Indonesia Tbk menyediakan skema pembiayaan adaptif guna memperluas kepemilikan kendaraan listrik.
- Masyarakat dapat memanfaatkan pembiayaan mobil listrik bekas serta fasilitas dana tunai jaminan BPKB EV.
Suara.com - Perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia tidak lagi hanya berpusat pada ketersediaan unit pabrikan maupun infrastruktur pengisian daya. Laju adopsi EV kini semakin diperkuat oleh interaksi komunitas pengguna serta dukungan lembaga keuangan yang menyediakan skema pembiayaan adaptif.
Langkah penyerapan gaya hidup berbasis listrik tersebut terlihat dalam gelaran gathering komunitas JFIVER Camping Journey 2026 di Cikole, Lembang, Bandung Barat. Sebanyak 57 unit Jaecoo J5 EV serta sekitar 200 peserta dari Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya berkumpul untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat jejaring ekosistem otomotif ramah lingkungan.
Keterlibatan sektor pembiayaan menjadi elemen krusial dalam mempercepat pematangan ekosistem ini. PT BFI Finance Indonesia Tbk hadir di tengah komunitas untuk memperluas aksesibilitas kepemilikan maupun pengelolaan aset kendaraan listrik bagi masyarakat.
"Kami sangat bangga dapat berpartisipasi dan berkolaborasi secara langsung dengan komunitas JFIVER. Sebagai salah satu perusahaan multifinance dengan rekam jejak panjang dan terbesar di Indonesia, BFI Finance berkomitmen menghadirkan solusi keuangan yang adaptif terhadap perkembangan gaya hidup masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik," ujar Anov Finanda, Business Insight & Marketing Communication Head BFI Finance, Rabu (9/9/2026).

Dukungan pembiayaan kendaraan listrik kini diarahkan untuk merambah segmen yang lebih luas, seperti pasar mobil listrik bekas hingga fasilitas dana tunai berbasis jaminan BPKB EV. Melalui produk KCM EV, masyarakat mendapatkan alternatif pembiayaan unit EV bekas dari berbagai merek seperti Jaecoo, BYD, Hyundai, Wuling, hingga Chery dengan uang muka mulai 35 persen dan suku bunga mulai 0,6 persen per bulan.
Sementara itu, skema EV refinancing melalui Dana Express Mobil memberikan opsi pencairan dana tunai hingga LTV 80 persen bagi pemilik mobil listrik tanpa harus menjual kendaraan mereka. Kemudahan transaksi dan edukasi finansial ini disokong oleh jaringan kantor cabang di berbagai wilayah seperti Bintaro, BSD, Tangerang, Meruya, Jakarta Selatan, hingga Bandung.