Pandemi Covid-19 Tak Bikin Perokok Gentar dan Ubah Kebiasaan Merokok

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 21 September 2021 | 18:25 WIB
Pandemi Covid-19 Tak Bikin Perokok Gentar dan Ubah Kebiasaan Merokok
Dampak merokok pada keluarga. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi mengubah banyak faktor dalam kehidupan. Tapi, tidak demikian dengan kebiasaan merokok.

Studi yang dilakukan oleh Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) tentang “Perilaku Merokok Selama Pandemi COVID-19 dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Keluarga”, menunjukkan bahwa tidak ada perubahan perilaku merokok yang berarti pada periode sebelum dan saat pandemi, baik dari sisi kuantitas maupun intensitas merokok, termasuk responden yang berpendapatan rendah.

Dalam keterangan yang diterima Suara.com, Selasa, (21/9/2021), risiko terkena COVID-19 bagi perokok nyatanya tidak membuat para perokok mengurangi konsumsi rokoknya di masa pandemi COVID-19. Komite Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) pada tahun 2020 meneliti terkait “Perilaku Merokok pada Masa Pandemi COVID-19 di Indonesia”.

Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]
Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]

Hasilnya menunjukkan bahwa 50,2 persen perokok mengaku jumlah batang rokok yang dikonsumsi selama pandemi Covid-19 tetap.

Bahkan 15,2 persen mengaku jumlah batang rokok yang dikonsumsi meningkat. Ketika ditelisik, 69,77 persen berasal dari ekonomi dengan penghasilan kurang dari 5 juta rupiah.

Dengan melakukan survei secara daring dan menyasar responden wanita berwarga negara Indonesia yang
memiliki suami perokok di rumah, studi ini berhasil menjaring sebanyak 779 responden dari berbagai latar
belakang sosio-demografi.

Dari aspek intensitas merokok, mayoritas responden (62,4 persen) menyatakan bahwa intensitas merokok suaminya tidak mengalami perubahan selama pandemi dibanding sebelum pandemi dan 13,9 persen menyatakan bahwa suaminya semakin sering merokok selama pandemi.

Tim Riset PKJS-UI, Irfani Fithria Ummul Muzayanah, Ph.D.Kementerian Kesehatan perlu memperkuat inovasi layanan konseling maupun hotline untuk memberikan bantuan dan pendampingan bagi orang-orang yang ingin berhenti merokok dengan dukungan tenaga kesehatan profesional.

"Kementerian Keuangan dapat menaikkan harga rokok melalui kenaikan cukai hasil tembakau (CHT), menaikkan harga jual eceran (HJE) minimum, dan penyederhanaan strata tarif CHT untuk menekan keterjangakauan pembelian rokok," kata dia.

baca juga

Irfani mengatakan bahwa langkah ini tentu saja juga harus didukung secara terusmenerus oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bekerja sama dengan DPR untuk membuat suatu road map bersama yang mendukung kenaikan cukai hasil tembakau (CHT), menaikkan harga jual eceran (HJE) minimum, dan penyederhanaan strata tarif CHT

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Larangan Iklan Rokok di Jakarta Dapat Penolakan, Wagub DKI: Wajar Ada Pro dan Kontra

Larangan Iklan Rokok di Jakarta Dapat Penolakan, Wagub DKI: Wajar Ada Pro dan Kontra

Jakarta | Selasa, 21 September 2021 | 12:04 WIB

Buruh Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2022

Buruh Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2022

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 10:59 WIB

Duh! Tak Diberi Uang Rokok, Pemuda di Kota Solo Tega Aniaya Ibu Kandungnya Sendiri

Duh! Tak Diberi Uang Rokok, Pemuda di Kota Solo Tega Aniaya Ibu Kandungnya Sendiri

Jawa Tengah | Senin, 20 September 2021 | 16:36 WIB

Terkini

Feng Shui Rumah Kontrakan: 8 Cara Menata Rumah Sewa agar Terasa Lebih Nyaman dan Harmonis

Feng Shui Rumah Kontrakan: 8 Cara Menata Rumah Sewa agar Terasa Lebih Nyaman dan Harmonis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Trik Rahasia Cek Motor Bekas Korban Banjir sebelum Deal: Ini 5 Opsi yang Murah

Trik Rahasia Cek Motor Bekas Korban Banjir sebelum Deal: Ini 5 Opsi yang Murah

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Sekjen Parpol Koalisi Kumpul Tanpa PDIP, Utut: Bagian dari Dinamika Politik

Sekjen Parpol Koalisi Kumpul Tanpa PDIP, Utut: Bagian dari Dinamika Politik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Prabowo Dorong 30 Ribu Koperasi Aktif untuk Perkuat Ekonomi Rakyat

Prabowo Dorong 30 Ribu Koperasi Aktif untuk Perkuat Ekonomi Rakyat

Video | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Pembahasan di Kementerian Sudah Selesai, Perpres Ojol Tinggal Diumumkan Mensesneg

Pembahasan di Kementerian Sudah Selesai, Perpres Ojol Tinggal Diumumkan Mensesneg

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:58 WIB

Mikroplastik Ditemukan pada Garam Laut di Lombok, Akankah Ganggu Keamanan Pangan?

Mikroplastik Ditemukan pada Garam Laut di Lombok, Akankah Ganggu Keamanan Pangan?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:55 WIB

7 Kombinasi Serum Hanasui untuk Cegah Kerutan Hingga Cerahkan Wajah

7 Kombinasi Serum Hanasui untuk Cegah Kerutan Hingga Cerahkan Wajah

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:54 WIB

Saling Lempar Senyum, Jokowi Beri Jempol Usai Dengarkan Pidato Prabowo

Saling Lempar Senyum, Jokowi Beri Jempol Usai Dengarkan Pidato Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:54 WIB

Disabilitas Jangan Sampai Tersisih! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perusahaan Lebih Terbuka

Disabilitas Jangan Sampai Tersisih! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perusahaan Lebih Terbuka

Jawa Tengah | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Prabowo: Garuda Indonesia (GIAA) Bakal Untung di Awal 2027, 20 Pesawat Reaktivasi!

Prabowo: Garuda Indonesia (GIAA) Bakal Untung di Awal 2027, 20 Pesawat Reaktivasi!

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:51 WIB

×