Polusi Udara Menyebabkan 7 Juta Kematian Dini per Tahun, WHO Perketat Pedoman

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 23 September 2021 | 14:45 WIB
Polusi Udara Menyebabkan 7 Juta Kematian Dini per Tahun, WHO Perketat Pedoman
Gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Senin (8/7). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperketat pedoman tentang kualitas udara pada Rabu (22/9/2021). Menurut mereka, polusi udara menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan manusia hingga menyebabkan 7 juta kematian dini per tahun.

Melansir Channel News Asia, badan PBB ini mengatakan perlu adanya tindakan mendesak untuk mengurangi paparan polusi udara.

"WHO telah menyesuaikan hampir semua pedoman tentang kualitas udara, memperingatkan bahwa melebihi level baru dikaitkan dengan risiko serius terhadap kesehatan," bunyi pedoman tersebut.

Apabila seluruh dunia mengikuti aturan pembaruan tersebut akan menyelamatkan banyak nyawa.

Tujuan dari pedoman ini adalah untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk polusi udara. Jadi, pemerintah harus menjadikannya acuan dalam perancangan hukum mengenai polusi udara.

Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung di Jakarta, Rabu (11/8/2021). [Antara/Aditya Pradana Putra/aww]
Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung di Jakarta, Rabu (11/8/2021). [Antara/Aditya Pradana Putra/aww]

Terakhir kali WHO mengeluarkan pedoman tentang kualitas udara atau AQG adalah pada 2005. Saat itu, pedoman memiliki dampak bagus pada kebijakan pengurangan polusi di seluruh dunia.

Namun, 16 tahun sejak itu, WHO mengungkap banyak bukti bermunculan yang menunjukkan bahwa polusi udara telah memengaruhi kesehatan pada konsentrasi udara yang lebih rendah, dibanding yang diketahui sebelumnya.

"Bukti yang terkumpul cukup untuk membenarkan tindakan untuk mengurangi paparan masyarakat terhadap polutan udara, tidak hanya di negara atau wilayah tertentu, tetapi dalam skala global," sambung mereka.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus sempat menjelaskan bahwa polusi udara kini telah menyebabkan peningkatan risiko penyakit pneumonia, asma serta risiko Covid-19 parah.

baca juga

WHO mencatat kualitas udara meningkat tajam sejak 1990-an di negara berpenghasilan tinggi. Tetapi korban kematian akibat buruknya kualitas udara di sejumlah negara hampir tidak menurun.

"Setiap tahun, paparan polusi udara diperkirakan menyebabkan tujuh juta kematian dini," sambungnya.

Pada anak-anak, polusi udara dapat menyebabkan penurunan kualitas serta fungsi paru-paru, meningkatkan risiko infeksi pernapasan serta asma yang memburuk.

Sementara orang dewasa, masalah polutan ini dapat menyebabkan penyakit jantung iskemik atau jantung koroner dan stroke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPKM Dilonggarkan, WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Jawa-Bali

PPKM Dilonggarkan, WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Jawa-Bali

Jawa Tengah | Selasa, 21 September 2021 | 10:01 WIB

WHO: Nyaris 2 Juta Orang Meninggal Akibat Pekerjaan Setiap Tahunnya

WHO: Nyaris 2 Juta Orang Meninggal Akibat Pekerjaan Setiap Tahunnya

Health | Minggu, 19 September 2021 | 18:15 WIB

Bertujuan Tutup Pintu Masuk Virus, WHO Sebut Vaksin Spray Hidung Covid-19 Sedang Diuji

Bertujuan Tutup Pintu Masuk Virus, WHO Sebut Vaksin Spray Hidung Covid-19 Sedang Diuji

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 08:01 WIB

Terkini

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:11 WIB

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:09 WIB

×