alexametrics

Terapi Koktail Antibodi Bantu Pasien COVID-19 Risiko Tinggi Terhindar dari Kematian

M. Reza Sulaiman
Terapi Koktail Antibodi Bantu Pasien COVID-19 Risiko Tinggi Terhindar dari Kematian
Ilustrasi antibodi. [Swiftsciencewriting/Pixabay]

Terapi menggunakan koktail antibodi diyakini memiliki nilai manfaat tinggi bagi pasien COVID-19 dengan risiko tinggi yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Suara.com - Terapi menggunakan koktail antibodi diyakini memiliki nilai manfaat tinggi bagi pasien COVID-19 dengan risiko tinggi yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Manfaat koktail antibodi diungkap oleh Panel Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang merekomendasikan penggunaan koktail antibodi COVID-19 buatan Regeneron dan Roche.

Koktail antibodi merupakan campuran cairan yang memiliki dua sumber antibodi.

Perawatan dengan koktail antibodi itu telah mendapat izin untuk penggunaan darurat.

Baca Juga: Terungkap! Peneliti China Sebut COVID-19 Sudah Menyebar di AS Sejak September 2019

ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Terapi itu menarik perhatian ketika digunakan untuk mengobati mantan Presiden Donald Trump yang terinfeksi COVID-19 tahun lalu.

Eropa sedang meninjau terapi tersebut, sementara Inggris menyetujuinya bulan lalu.

Dalam pernyataan terpisah, WHO meminta Regeneron untuk menurunkan harga koktail tersebut dan mendistribusikannya secara adil di seluruh dunia, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

WHO juga mendesak kedua perusahaan untuk mentransfer teknologi pembuatan obat biosimilar (obat biologis yang dibuat mirip dengan obat aslinya)

Terapi yang dikenal sebagai Ronapreve itu (REGEN-COV di AS) menghasilkan pendapatan yang besar bagi Regeneron.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Mereda, Jepang Siap Cabut Status Darurat Nasional

Regeneron mencatat penjualan REGEN-COV senilai 2,59 miliar dolar AS (Rp36,9 triliun) pada kuartal kedua.

Komentar