Ilmuwan Ungkap Kemunculan Varian Virus Corona R.1 Terdeteksi Pertama Kali di Jepang

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 25 September 2021 | 08:29 WIB
Ilmuwan Ungkap Kemunculan Varian Virus Corona R.1 Terdeteksi Pertama Kali di Jepang
Ilustrasi Virus Corona [Foto: Antara]

Suara.com - Para peneliti telah mengidentifikasi strain virus corona lain yang telah menyebabkan sebagian kecil kasus Covid-19 secara global. Varian tersebut diberi nama R.1.

Sebenarnya, varian R.1 bukan hal baru. Mutasi virus corona ini pertama kali terdeteksi di Jepang tahun lalu dan sejak saat itu menyebar ke negara lain.

Di Amerika Serikat, varian R.1 masuk pada awal April 2021 dan menyebabkan kluster di Kentucky.

Sarjana senior Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health's Center for Health Security, Amesh A. Adalja, mengatakan varian R.1 merupakan SARS-CoV-2 yang mengalami mutasi terkait perubahan fungsi. Maksudnya, varian ini menyebabkan gejala yang berbeda dari versi virus aslinya.

Menurut Dr. Adalja, kemungkinan varian R.1 akan menjadi mutasi paling parah atau paling menular kecil dibandingkan varian Delta.

Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)
Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)

"Aku tidak menduga varian itu akan menjadi masalah besar karena tidak memiliki kemampuan untuk menggantikan Delta. Sangat sulit bagi jenis mutasi ini untuk menyebabkan kasus di negara yang terdapat kasus varian Delta," tuturnya, dilansir Health.

Varian R.1 mengalami mutasi seperti yang terjadi pada varian B dan G. Kemungkinan, menurut Dr. Adalja, dapat menyebabkan infeksi terobosan lebih umum.

Tetapi yang harus diwaspadai ketika sebuah mutasi virus muncul adalah kemampuannya dalam menular ke orang lain atau transmisibilitasnya.

Dr. Adalja menekankan mungkin varian R.1 tidak akan menggantikan varian Delta.

Asisten profesor peneliti penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Feinberg Northwestern, Ramon Lorenzo Redondo, mengatakan varian R.1 hanya menyumbang 0,5 persen kasus Covid-19 di seluruh dunia.

"Versi virus ini tidak pernah menyumbang lebih dari satu persen kasus di seluruh dunia, bahkan pada puncaknya," ujar Redondo.

Agar terhindari dari varian R.1, praktik keamanan seperti biasanya harus tetap dilakukan. Selain itu, vaksinasi Covid-19 lengkap merupakan cara terbaik untuk melindungi diri.

"Satu-satunya cara untuk menghentikan varian baru adalah dengan menghentikan jumlah infeksi. Jika Anda mendorong populasi (yang terinfeksi) ke jumlah yang sangat rendah dan keragamannya terbatas, virus tidak dapat berkembang sebanyak itu," tandas Redondo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukun Penemu Ramuan Obat Covid Meninggal karena Virus Corona

Dukun Penemu Ramuan Obat Covid Meninggal karena Virus Corona

News | Jum'at, 24 September 2021 | 18:37 WIB

Heboh! Studi China Sebut VIrus Corona Telah Menyebar di AS Sejak September 2019

Heboh! Studi China Sebut VIrus Corona Telah Menyebar di AS Sejak September 2019

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 14:10 WIB

Profesor Sarah Gilbert Prediksi Virus Corona Penyebab Sakit Covid-19 akan Jadi Flu Biasa

Profesor Sarah Gilbert Prediksi Virus Corona Penyebab Sakit Covid-19 akan Jadi Flu Biasa

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 11:24 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB