Mengejan hingga Berhubungan Seks, Kenali 5 Kebiasaan yang Bisa Picu Pendarahan Otak!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 26 September 2021 | 14:06 WIB
Mengejan hingga Berhubungan Seks, Kenali 5 Kebiasaan yang Bisa Picu Pendarahan Otak!
Ilustrasi buang air besar, mengejan (Unsplash/Giorgio Trovato)

Suara.com - Saat ini, pelawak Tukul Arwana masih menjalani perawatan medis di ruang ICU Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur karena pendarahan otak.

Dikutip Medicine Net, pendarahan otak masuk dalam salah satu bentuk stroke yang penyebabnya bisa karena tekanan darah tinggi, pembuluh darah bocor atau anurisma, penyalahgunaan obat hingga trauma.

Sayangnya dilansir dari CBS News, tak banyak yang tahu bahwa kebiasaan sehari-hari yang terkesan sepele pun bisa menyebabkan pendarahan otak.

1. Berhubungan seks

Berhubungan seks bisa menyebabkan pusat kesenjangan di otak menyala. Tapi, itu juga bisa menyebabkan aneurisma otak pecah. Studi menunjukkan bahwa hubungan seks meningkatkan risiko pendarahan otak hingga 11 kali lipat.

Ilustrasi berhubungan seks, bercinta, masalah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)
Ilustrasi berhubungan seks, bercinta, masalah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)

2. Mengejan ketika BAB

Pada orang dengan enurisma otak, sembelit dianggap lebih dari sekadar gangguan. ara peneliti menemukan bahwa mengejan untuk buang air besar dapat menyebabkan peningkatan risiko pendarahan otak lebih dari 7 kali lipat.

Dr. Monique Vlak, ahli saraf di University Medical Center di kota Utrecht, Belanda pun mengatakan mengobati pasien sembelit dengan obat pencahar dapat menurunkan risiko perdarahan subarachnoid.

3. Marah

Studi menunjukkan bahwa kemarahan menyebabkan peningkatan risiko pendarahan otak hampir tujuh kali lipat.

4. Kaget atau terkejut

Kebiasaan kaget atau terkejut juga merupakan hal-hal paling berbahaya bagi seseorang dengan aneurisma otak. Studi menunjukkan bahwa itu membuat aneurisma menjadi 23 kali lebih mungkin untuk pecah.

5. Minum kopi

Minum secangkir kopi tergolong sangat umum dan aman. Tapi, pasien dengan aneurisma otak,minum satu cangkir kopi saja bisa meningkatkan risiko pendarahan subarachnoid 2 kali lipat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukul Arwana Alami Pendarahan Otak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Tukul Arwana Alami Pendarahan Otak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Surakarta | Minggu, 26 September 2021 | 11:58 WIB

Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Jumlah Suntikan Vaksin Covid-19 Terbanyak di Dunia

Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Jumlah Suntikan Vaksin Covid-19 Terbanyak di Dunia

Health | Minggu, 26 September 2021 | 10:03 WIB

Malaysia Gelar Riset Efektivitas Perlindungan Vaksin COVID-19, Ini Hasilnya

Malaysia Gelar Riset Efektivitas Perlindungan Vaksin COVID-19, Ini Hasilnya

Lampung | Sabtu, 25 September 2021 | 10:45 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB