4 Cara Menghentikan Kebiasaan Mengisap Jempol untuk Anak Usia Balita

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 28 September 2021 | 11:33 WIB
4 Cara Menghentikan Kebiasaan Mengisap Jempol untuk Anak Usia Balita
Kebiasaan mengisap jempol (Elements Envato)

Suara.com - Pada umumnya kebiasaan anak mengisap jempol akan hilang dengan sendirinya saat ia menginjak usia 2 hingga 4 tahun. Tapi beberapa anak juga bisa berhenti mengisap jempol lebih cepat, yaitu di usia 6 atau 7 bulan.

Lantas, pertanyaannya bagaimana jika anak sudah berusia 5 tahun tidak kunjung berhenti mengisap jempol?

Mengutip Insider, Selasa (28/9/2021) American Academy of Pediatrics mengatakan orangtua perlu turun tangan saat anak usia 5 tahun masih mengisap jempol. Itu harus dilakukan karena kebiasaan menghisap jempol bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan mulut dan gigi.

Berikut ini 4 tips hilangkan kebiasaan isap jempol pada anak yang bisa dilakukan orangtua:

Kebiasaan menghisap jempol (Elements Envato)
Kebiasaan mengisap jempol (Elements Envato)

1. Kenali kondisi saat anak mengisap jempol
Biasanya ada berbagai kondisi penyebab anak mengisap jempol entah karena lelah, bosan atau cemas. Maka orangtua wajib mengajari cara mereka mengungkapkan perasaan mereka, sehingga dengan sendirinya anak bisa kenali situasi diri sendiri.

Setelah mengenali situasi, orangtua bisa menawarkan alternatif lain pada anak daripada mengisap jempol. Misalnya menawarkan boneka binatang untuk membantu mereka tertidur.

2. Berdiskusi dengan anak
Bila anak sudah bisa mendengar penjelasan orangtua, maka bisa mulai berdiskusi dengan anak tentang dampak mengisap jempol terus menerus.

Langkah ini dilakukan untuk mengubah kebiasaan yang menganggu anak. Metode ini dipengaruhi usia anak, semakin tua usia anak semakin besar mereka bisa memahami mengapa harus berhenti mengisap jempol.

3. Beri imbalan kecil
Tujuannya untuk memberikan penghargaan untuk anak, saat mereka lebih maju dalam mengurangi atau menghilangkan kebiasaan mengisap jempol.

Tapi orangtua jangan terlalu mencap buruk kemunduran, karena tidak mudah untuk menghilangkan kebiasaan. Jelaskan, kemunduran adalah hal yang wajar, tapi jangan berhenti berusaha hilangkan kebiasaan isap jempol.

4. Opsi terakhir: gel rasa pahit
Cara ini jadi yang terakhir, yaitu dengan menganggu kenyamanan anak saat mengisap jempol. Misalnya mengoleskan gel rasa pahit yang dioleskan ke ibu jari anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tasya Farasya Ternyata Jarang Mandi, Video Pengakuannya Tuai Pro Kontra

Tasya Farasya Ternyata Jarang Mandi, Video Pengakuannya Tuai Pro Kontra

Lifestyle | Selasa, 28 September 2021 | 09:01 WIB

Biar Mau Dielus, Ini 5 Tips Menjinakkan Kucing Penakut dan Galak

Biar Mau Dielus, Ini 5 Tips Menjinakkan Kucing Penakut dan Galak

Lifestyle | Selasa, 28 September 2021 | 08:30 WIB

Sering Insomnia setelah Menikah, Apakah Tandanya Anda sedang Hamil?

Sering Insomnia setelah Menikah, Apakah Tandanya Anda sedang Hamil?

Health | Senin, 27 September 2021 | 16:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB