Ahli Ungkap Efek Ngeri Covid-19, Waspadai Risiko Pembekuan Darah dan Masalah Jantung

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Minggu, 03 Oktober 2021 | 11:03 WIB
Ahli Ungkap Efek Ngeri Covid-19, Waspadai Risiko Pembekuan Darah dan Masalah Jantung
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Telah diketahui bahwa virus corona Covid-19 adalah penyakit yang sangat menular. Tidak hanya gejalanya tidak dapat diprediksi dan berbahaya, tetapi risiko jangka panjang juga sangat berkaitan. 

Sementara beberapa pasien Covid-19 tetap asimptomatik atau mengalami penyakit ringan hingga sedang, ada orang-orang yang sangat menderita dan menjadi lebih rentan terhadap komplikasi Covid-19 jangka panjang.

Melansir dari Times of India, efek jangka panjang dari Covid-19 yang paling mengkhawatirkan adalah masalah jantung yang mengarah pada pembentukan gumpalan atau pembekuan darah, nyeri dada, serangan jantung, dan kegagalan jantung pada pasien Covid-19. 

Pada beberapa pasien, mereka mengalami pembentukan gumpalan darah. Paling sering, gumpalan ini jadi alasan utama di balik serangan jantung dan stroke. 

Kerusakan jantung yang disebabkan oleh Covid-19 disebabkan oleh pembentukan gumpalan yang sangat kecil yang menghalangi pembuluh darah kecil di otot jantung.

Penelitian juga menunjukkan bahwa pasien dengan komplikasi covid-19 panjang terus memiliki ukuran gumpalan darah yang lebih tinggi. Kondisi ini yang dapat menyebabkan gejala seperti sesak napas, kelelahan dan penurunan kemampuan untuk berolahraga.

Ilustrasi covid-19. (Pexels)
Ilustrasi covid-19. (Pexels)


Mereka yang telah memiliki Covid-19 di masa lalu mengalami penyakit jantung selama pemulihan mereka. Gejala-gejala seperti pusing, nyeri dada, jantung berdebar dan sesak napas mungkin umum dalam hauler panjang.

Menurut dokter T.S. Kler, Ketua Fortis Heart & Vascular Institute, Fortis Memorial Research Institute, Gurugram, Covid-19 menghasilkan pembentukan gumpalan di jantung yang mengakibatkan serangan jantung mendadak. 

"Setelah terinfeksi virus corona, pasien menderita beberapa penyakit jantung bahkan setelah dua-tiga bulan. Setelah gelombang kedua Covid-19, saya telah mengamati bahwa setiap hari satu atau dua pasien usia muda menderita penyakit jantung," kata dokter Kler. 

baca juga

"Mereka yang telah mengembangkan nyeri dada setelah pemulihan dari Covid-19 atau mereka yang telah menderita masalah jantung dan terinfeksi Covid-19 harus melakukan tes jantung untuk mengetahui kondisi jantung mereka," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangkit dari Pandemi, Nelayan Diharapkan Mampu Jual Hasil Tangkapan Lewat Online

Bangkit dari Pandemi, Nelayan Diharapkan Mampu Jual Hasil Tangkapan Lewat Online

Bekaci | Minggu, 03 Oktober 2021 | 10:50 WIB

Kapolda Sumbar Target Vaksinasi 100 Persen

Kapolda Sumbar Target Vaksinasi 100 Persen

Sumbar | Minggu, 03 Oktober 2021 | 10:37 WIB

Update Covid-19 Dunia Hari Ini, 3 Oktober 2021: Lonjakan Kasus Masih Dialami Singapura

Update Covid-19 Dunia Hari Ini, 3 Oktober 2021: Lonjakan Kasus Masih Dialami Singapura

Health | Minggu, 03 Oktober 2021 | 10:29 WIB

Terkini

Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI

Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:37 WIB

Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah

Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:33 WIB

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:26 WIB

Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater

Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:20 WIB

Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo

Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:15 WIB

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:05 WIB

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:03 WIB

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:02 WIB

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:56 WIB

×