Studi: Penderita Obesitas Picu Kenaikan Angka Kematian Covid-19

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 03 Oktober 2021 | 13:50 WIB
Studi: Penderita Obesitas Picu Kenaikan Angka Kematian Covid-19
Ilustrasi Covid-19 [Foto: Antara]

Suara.com - Hubungan antara obesitas dan kematian telah menjadi semakin jelas. Sejak pandemi, peneliti terkemuka dari The University of Texas di San Antonio dan University of Wisconsin-Milwaukee menyelidiki apakah kelebihan berat badan atau obesitas sendiri meningkatkan angka kematian Covid-19 di seluruh dunia.

Melasir dari Medical Xpress, peneliti utama Hamid Beladi, Janey S. Briscoe Endowed Chair in Business dari UTSA, dan rekan-rekannya baru-baru ini menerbitkan sebuah studi baru di Public Health in Practice.

Mereka menganalisis hubungan yang masuk akal antara kematian Covid-19 dan kelebihan berat badan pada hampir 5,5 miliar orang dewasa dari 154 negara di seluruh dunia.

Untuk mengidentifikasi pola potensial dalam data, para peneliti menggunakan teknik analisis statistik mutakhir.

"Temuan utama dari analisis ini adalah hubungan positif yang signifikan secara statistik antara kematian Covid-19 dan proporsi kelebihan berat badan pada populasi orang dewasa yang mencakup 154 negara," kata Beladi. 


"Rata-rata individu lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal akibat Covid-19 di negara dengan proporsi kelebihan berat badan yang relatif rendah pada populasi orang dewasa," kata Beladi.

Penulis penelitian mengatakan bahwa secara klinis, kelebihan berat badan terkait dengan beberapa komorbiditas yang dapat menyebabkan penyakit yang mengakibatkan kematian akibat Covid-19. 

Mereka menambahkan bahwa rata-rata, pandemi COVID-19 lebih fatal bagi populasi orang dewasa yang berada di belahan dunia yang ditandai dengan kelebihan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bule Italia Jadi Buronan Usai Kabur Saat Karantina Covid-19

Bule Italia Jadi Buronan Usai Kabur Saat Karantina Covid-19

News | Minggu, 03 Oktober 2021 | 13:11 WIB

Nihil Kasus COVID-19, Durasi PTM di Kota Cimahi Ditambah

Nihil Kasus COVID-19, Durasi PTM di Kota Cimahi Ditambah

Jabar | Minggu, 03 Oktober 2021 | 12:26 WIB

Indonesia Kedatangan Vaksin Tahap Ke-81, Langsung Disebar ke 7 Provinsi

Indonesia Kedatangan Vaksin Tahap Ke-81, Langsung Disebar ke 7 Provinsi

News | Minggu, 03 Oktober 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB