Kenapa Perempuan Lebih Mudah Kedinginan? Ini Temuan Para Ahli

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 06 Oktober 2021 | 17:04 WIB
Kenapa Perempuan Lebih Mudah Kedinginan? Ini Temuan Para Ahli
Ilustrasi wanita kedinginan (pexels)

Suara.com - Para ilmuwan telah menemukan penyebab perempuan lebih sering merasa kedinginan daripada laki-laki. Para peneliti menemukan adanya perbedaan pada perempuan dan laki-laki.

Mereka menemukan sifat yang sama ini pada spesies buruk dan mamalia. Betina lebih memiliki sarang yang hangat karena nyaman dan jantan lebih memilih sarang yang dingin.

Dr Eran Levin, dari Universitas Tel Aviv, mengatakan bahwa pria dan wanita bisa merasakan suhu secara berbeda. Berdasarkan sudut pandang evolusi ini, setiap pasangan bisa mengambil jarak satu sama lain sehingga masing-masing bisa mendapatkan kedamaian dan ketenangannya.

"Studi kami telah menunjukkan bahwa fenomena tersebut tidak hanya terjadi pada manusia, tetapi juga banyak spesies burung dan mamalia. Betina lebih menyukai Lingkungan yang hangat daripada jantan," kata Dr Eran dikutip dari The Sun.

Dr Eran juga menambahkan fenomena tersebut terkait dengan beberapa ciri lain yang terlihat pada hewan dan manusia. Misalnya, betina lebih cenderung meringkuk bersama untuk mendapatkan kehangatan. Sedangkan, jantan sering menjaga jarak satu sama lain.

Ilustrasi wanita kedinginan (pexels.com/Francesca Zama).
Ilustrasi wanita kedinginan (pexels.com/Francesca Zama).

Pada spesies burung yang bermigrasi, jantan menghabiskan musim dingin di daerah yang lebih dingin daripada betina yang mencoba menghindari angin.

Lalu, kelelawar betina cenderung meringkuk bersama di sudut yang nyaman dan kelelawar jantan lebih suka menyebar untuk mencari angin atau udara dingin.

Di antara banyak mamalia, termasuk pasangan manusia, jantan lebih suka naungan dan betina lebih suka sinar matahari. Jantan lebih suka naik ke puncak gunung dan betina tetap berada di lembah.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Global Ecology and Biogeography menambahkan jantan dan betina yang memiliki tempat terpisah ini membantu mengurangi persaingan atas sumber daya di lingkungan dan menjauhkan jantan yang mungkin agresif dan membahayakan anaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Kucing Suka Berguling usai Kawin, Ternyata Efek Perubahan Hormon

Alasan Kucing Suka Berguling usai Kawin, Ternyata Efek Perubahan Hormon

Lifestyle | Rabu, 06 Oktober 2021 | 14:04 WIB

Macan Tutul Jawa Bertahan dari Kepunahan, Masih Ada Puluhan di Sejumlah Lokasi

Macan Tutul Jawa Bertahan dari Kepunahan, Masih Ada Puluhan di Sejumlah Lokasi

Jatim | Senin, 27 September 2021 | 16:52 WIB

Diklaim Ampuh Hilangkan Racun, Ini 7 Manfaat Air Hangat yang Jarang Diketahui

Diklaim Ampuh Hilangkan Racun, Ini 7 Manfaat Air Hangat yang Jarang Diketahui

Bali | Jum'at, 17 September 2021 | 14:45 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB