Bisa Dialami Siapa Saja, Ketahui Empat Kebiasaan yang Meningkatkan Risiko Stroke

Kamis, 07 Oktober 2021 | 07:54 WIB
Bisa Dialami Siapa Saja, Ketahui Empat Kebiasaan yang Meningkatkan Risiko Stroke
Ilustrasi pengobatan stroke (Shutterstock)

Suara.com - Stroke merupakan kondisi serius yang terjadi ketika suplai darah ke berbagai atau bagian otak terganggu. Akibat terhentinya atau tersumbatnya suplai darah, jaringan otak tidak menerima oksigen dan nutrisi, hingga menyebabkan stroke.

Ada banyak hal yang meningkatkan risiko stroke, salah satunya kebiasaan sehari-hari.

Berdasarkan News18, peneliti telah menganalisis beberapa kebiasaan yang meningkatkan risiko stroke, yakni:

1. Tidak melakukan aktivitas fisik

Tidak aktif bergerak hanya akan meningkatkan risiko obesitas hingga mengundang serangkaian penyakit. Kondisi ini membuat Anda rentan terhadap kondisi kronis dan meningkatkan risiko stroke.

Olahraga teratur dan mengonsumsi makanan sehat dapat melindungi Anda dari segala macam kondisi dan komplikasi yang mengancam jiwa, termasuk stroke.

Ilustrasi penyakit stroke. (Shutterstock)
Ilustrasi penyakit stroke. (Shutterstock)

2. Merokok

Selain membuat kesehatan jantung dan fungsi pernapasan memburuk, merokok membuat seseorang lebih rentan terhadap stroke. Para ahli di John Hopkins Medicine menyatakan bahwa merokok hampir dua kali lipat meningkatkan risiko stroke iskemik.

3. Pesta alkohol

Baca Juga: Cara Membuat Jantung Sehat, Lakukan 4 Kebiasaan Baik ini

Para ahli tidak menyarankan untuk mengonsumsi lebih dari dua minuman per hari karena dapat meningkatkan tekanan darah.

NHS (layanan kesehatan Britania Raya) mendefiniskan pesta minum minuman keras sebagai minum banyak alkohol dalam waktu singkat atau minum agar mabuk.

4. Kondisi media

Orang dengan kondisi medis seperti diabetes, kolesterol ringgi, hipertensi, Fibrilasi Atrium (AF) memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita stroke.

Namun, ini semua adalah faktor risiko yang dapat dikontrol' Tetapi jika ada riwayat keluarga, usia, jenis kelamin adalah faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan.

Seseorang harus segera bertindak jika mereka melihat seseorang menderita stroke.

Untuk mengobati stroke iskemik, dokter umumnya akan melakukan prosedur untuk mengembalikan aliran darah ke otak. Dalam kasus stroke hemoragik, pembedahan dapat terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI