Studi Baru, Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penyintas hingga 30 Persen!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 15:13 WIB
Studi Baru, Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penyintas hingga 30 Persen!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Anda bisa mendapatkan kekebalan alami yang diperoleh dari infeksi virus corona Covid-19 sebelumnya dan kekebalan yang diinduksi oleh suntikan vaksin Covid-19.

Tapi, bukti baru menunjukkan bahwa kekebalan yang diperoleh alami dari infeksi virus corona Covid-19 sebelumnya bisa meningkatkan perlindungan yang diberikan vaksin Covid-19.

Bukti baru ini merupakan kesimpulan analisis terbaru daru ZOE Covid Study yang menyelidiki efektivitas vaksin Covid-19. Sebelumnya, kekebalan yang diperoleh dari infeksi virus corona Covid-19 sebelumnya dan suntikan vaksin Covid-19 dua kali meningkatkan perlindungan hingga 94 persen.

Penelitian yang dilakukan oleh ZOE ini menemukan dua dosis vaksin AstraZeneca bisa memberikan perlindungan sekitar 71 persen terhadap virus corona Covid-19 hingga 6 bulan setelahnya.

Namun dilansir dari Express, seseorang akan mendapatkan tingkat perlindungan yang 30 persen lebih tinggi jika sebelum terinfeksi virus corona Covid-19 dan suntik vaksin AstraZeneca. Mereka bisa memiliki tingkat perlindungan hingga 90 persen.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Sementara itu, dua dosis vaksin Pfizer bisa memberikan perlindungan terhadap virus corona Covid-19 sebesar 80 persen hingga 6 bulan setelahnya. Jika seseorang pernah terinfeksi virus corona dan suntik vaksin Pfizer, maka tingkat perlindungan yang diperoleh akan lebih tinggi menjadi 94 persen.

Berdasarkan lebih 1,2 juta hasil tes, penelitian ini merupakan salah satu studi efektivitas vaksin Covid-19 yang terbesar di dunia.

Hasil analisis menemukan bahwa infeksi virus corona Covid-19 sebelumnya tanpa vaksinasi bisa memberikan tingkat perlindungan hanya 65 persen.

Artinya, vaksinasi rata-rata memberikan tingkat perlindungan yang lebih baik dan vaksinasi bisa meningkatkan perlindungan para penyintan yang signifikan.

Penelitian juga menemukan bahwa perlindungan dari infeksi virus corona Covid-19 tidak berkurang hingga 450 hari, terlepas dari status vaksinasi mereka.

Artinya, orang yang suntik vaksin Covid-19 lengkap setelah terinfeksi virus corona Covid-19 sebelumnya bisa mempertahankan tingkat perlindungannya terhadap virus corona lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Obat Kumur Bisa Membantu Melindungi dari infeksi Covid-19 Parah

Studi: Obat Kumur Bisa Membantu Melindungi dari infeksi Covid-19 Parah

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Studi Baru: Paru-Paru akan 'Mengingat' Infeksi Covid-19 yang Pernah Menyerangnya

Studi Baru: Paru-Paru akan 'Mengingat' Infeksi Covid-19 yang Pernah Menyerangnya

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 13:39 WIB

Awas, Ini 4 Tanda Infeksi Virus dan Flu Sudah Parah!

Awas, Ini 4 Tanda Infeksi Virus dan Flu Sudah Parah!

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB