Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Mengonsumsi Makanan Pedas

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 17:25 WIB
Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Mengonsumsi Makanan Pedas
Ilustrasi makanan pedas. (Shutterstock)

Suara.com - Saat makan pedas, setiap orang punya ekspresi dan respon yang berbeda. Hal itu bergantung pada tingkat ketahanan, dan juga seberapa pedas makanan yang ia makan. 

Tapi, sebenarnya apa yang tejadi di dalam tubuh saat seorang mengonsumsi makanan pedas hingga bisa timbul reaksi yang demikian?  Menjawab pertanyaan itu, Konsultan Gastroenterologis di The Wellington Hospital, Profesor Stuart Bloom mengatakan, makanan pedas yang seperti cabai ini memiliki bahan aktif capsaicin.

Menurutnya bahan inilah yang bisa mengiritasi pada tubuh. Mengutip Independent UK, Bloom mengatakan bahwa capsaicin memiliki efek pada stimulasi aliran darah di usus.  Bahan  ini akan meningkatkan produksi lendir dan juga diare. 

ilustrasi menjilat jari setelah makan. makan pedas, makanan pedas [shutterstock]
ilustrasi menjilat jari setelah makan. makan pedas, makanan pedas [shutterstock]

Selain itu, Stuart Bloom menambahkan, mengonsumsi makanan pedas bisa meningkatkan risiko negatif lain. Mulai dari peningkatan gangguan pencernaan hingga perut terbakar.

“Jika Anda memiliki kondisi seperti gangguan pencernaan dan kolitis, ini akan memperburuk gejala jika mengonsumsi makanan pedas, sekaligus membuat Anda diare,” lanjutnya.

Selain itu, mengonsumsi makanan pedas dapat bereaksi secara fisik, salah satunya yaitu merasa kepanasan dan sedikit berkeringat di kulit.

“Ini dapat merangsang aliran darah, juga menyebabkan semacam reaksi refleks dan pori-pori membesar,” ungkap Bloom.

“Beberapa minyak dari makanan pedas sebenarnya punya efek pada aliran kulit, dan ini yang merespons Anda berkeringat,” kata Bloom.

Selain itu, Stuart Bloom menambahkan, ia menemukan sebuah penelitian tentang makanan pedas. Sebuah penelitian dari China Kadoorie Biobank 2014 menunjukkan, makanan pedas dikaitkan adanya penambahan berat badan. Meski demikian, penelitian ini mencatat tidak ada sebab dan akibatnya.

baca juga

Di samping itu, Bloom menyebutkan penelitian lain yang menunjukkan bahan aktif cabai capsaicin.

“Jadi ada sedikit bukti yang menunjukkan, bahwa makanan pedas dapat membantu mengatur nafsu makan dibanding menambah berat badan,” sebut Bloom dari penelitian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga Cabai Pasar Induk Cibitung Hari Ini

Daftar Harga Cabai Pasar Induk Cibitung Hari Ini

Bekaci | Kamis, 07 Oktober 2021 | 19:55 WIB

Sempat Anjlok, Segini Harga Cabai di Sleman Sekarang

Sempat Anjlok, Segini Harga Cabai di Sleman Sekarang

Jogja | Kamis, 07 Oktober 2021 | 18:02 WIB

Pasar Induk Cibitung, Harga Sayur dan Cabai Kembali Normal

Pasar Induk Cibitung, Harga Sayur dan Cabai Kembali Normal

Bekaci | Kamis, 07 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×