Peneliti: Ibu Hamil Lebih Berisiko Terinfeksi Parah akibat Varian Delta

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 19:05 WIB
Peneliti: Ibu Hamil Lebih Berisiko Terinfeksi Parah akibat Varian Delta
Ilustrasi Ibu Hamil. (Pixabay/Cparks)

Suara.com - Sebuah penelitian baru menemukan virus corona Covid-19 varian Delta bisa meningkatkan risiko komplikasi pada ibu hamil yang tidak suntik vaksin Covid-19.

Studi yang diterbitkan dalam American Journal of Obstrentic and Gynecology, menganalisis infeksi virus corona Covid-19 parah pada ibu hamil ketika varian Delta yang sangat menular menjadi dominan di beberapa negara.

Penelitian dari Mei 2020 hingga September 2021, menemukan sebanyak 1.515 ibu hamil didiagnosis positif virus corona Covid-19 yang tercatat dalam sistem kesehatan masyarakat Dallas. Sebanyak 82 kasus merupakan infeksi virus corona Covid-19 parah, yang mana 81 di antara belum vaksin Covid-19 dan 11 lainnya membutuhkan ventilator.

Hasil Penelitian pun menunjukkan bahwa sekitar 5 persen ibu hamil berjuang melawan infeksi virus corona Covid-19 parah hingga Maret 2021. Sampai akhirnya, jumlah ini meningkat menjadi 10-15 persen pada akhir musim panas, ketika varian Delta mulai meningkat.

Emily Adhikar, asisten profesor kebidanan dan ginekologi di University of Texas Southwestern Medical Center dan peneliti utama dalam penelitian ini, menyampaikan kekhawatirannya pada ibu hamil yang belum suntik vaksin Covid-19.

Ilustrasi ibu hamil (pixbay)
Ilustrasi ibu hamil (pixbay)

"Saya sangat khawatir dengan kemungkinan yang terjadi di masa depan pada ibu hamil yang belum vaksinasi. Kami telah melihat varian Delta ini membuat beberapa orang menderita parah, khususnya ibu hamil yang belum vaksinasi," kata Adhikar dikutip dari Fox News.

Studi ini pun menyimpulkan bahwa ibu hamil yang didiagnosis menderita varian Delta lebih mungkin untuk menderita parah dan kondisinya juga tidak memungkinkan untuk dirawat di rumah sakiy.

Aaron Glatt, spesialis penyakit menular dan juru bicara Infectious Diseases Society of America, yang tidak terlibat langsung dengan penelitian ini, mengatakan ibu hamil termasuk kelompok yang berada pada risiko infeksi virus corona Covid-19 parah jika tertular.

Karena itu, peneliti mendesak ibu hamil untuk suntik vaksin Covid-19 sebagai metode pencegahan terbaik. Pekan lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengeluarkan peringatan kesehatan yang mendesak ibu hamil atau mereka yang mencpba hamil untuk suntik vaksin Covid-19.

baca juga

Pada 27 September 2021, data CDC menunjukkan lebih dari 125.000 kasus virus corona Covid-19 yang yang dikonfirmasi laboratorium adalah ibu hamil, 22.000 di antaranya membutuhkan rawat inap dan 161 meninggal dunia. Terlepas dari risikonya yang parah, CDC melaporkan bahwa hanya sekitar 31 persen ibu hamil berusia 18 hingga 49 tahun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Virus Corona, Informasi Hoaks Juga Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Selain Virus Corona, Informasi Hoaks Juga Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 20:08 WIB

Gejala Baru Virus Corona Covid-19, dari Kulit Terkelupas hingga Mengerut!

Gejala Baru Virus Corona Covid-19, dari Kulit Terkelupas hingga Mengerut!

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 17:00 WIB

Gejalanya Mirip, Ini 4 Perbedaan Virus Corona Covid-19 dan Flu Biasa

Gejalanya Mirip, Ini 4 Perbedaan Virus Corona Covid-19 dan Flu Biasa

Health | Rabu, 06 Oktober 2021 | 14:16 WIB

Terkini

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×