Biar Tidak Merusak Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala, Seberapa Sering Harus Keramas?

Yasinta Rahmawati

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:02 WIB
Biar Tidak Merusak Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala, Seberapa Sering Harus Keramas?

Suara.com - Beberapa orang lebih suka keramas rutin tiga kali seminggu, sementara yang lain baru keramas saat rambut sudah lepek dan kulit kepala terasa gatal.

Sebenarnya harus seberapa sering sih seseorang keramas untuk mendapatkan helai rambut yang sehat?

Sayangnya, tidak ada aturan tunggal soal frekuensi keramas sebab kebutuhan kulit kepala dan rambut setiap orang berbeda-beda.

Namun ada beberapa faktor untuk mengetahui seberapa sering Anda harus keramas untuk kesehatan rambut dan kulit kepala yang optimal. Berikut dirangkum dari Live Strong.

1. Jenis dan tekstur rambut

Jika Anda memiliki rambut lurus dan halus, Anda mungkin perlu keramas setidaknya empat kali seminggu. "Jenis rambut ini cenderung lebih berminyak, dan jarang dicuci dapat menghasilkan minyak alami yang membebani rambut dan membuatnya lemas, kusam, dan sulit ditata," kata Annie Gonzalez, dokter kulit bersertifikat di Riverchase Dermatology di Miami.

Ilustrasi. (shutterstock)
Ilustrasi. (shutterstock)

Bagi mereka yang memiliki rambut lurus atau bergelombang normal-kering (yang teksturnya tidak halus), Dr. Gonzalez menyarankan keramas hingga tiga kali per minggu dengan produk yang melembapkan.

Sedangkan rambut yang kasar dan tergulung rapat (keriting) membutuhkan lebih banyak kelembapan dan minyak agar tetap terhidrasi membutuhkan lebih sedikit keramas. Sehingga satu hingga dua sesi sampo per minggu sudah cukup.

2. Seberapa sering berkeringat

baca juga

Berolahraga akan mempengaruhi seberapa sering Anda harus keramas. Jika Anda berolahraga sampai rambut basah, Anda harus keramas setelahnya.

Keringat kering dapat melapisi kulit kepala dan menyebabkan iritasi, peradangan, dan menyebabkan ketombe.

3. Penggunaan produk penata rambut

Jumlah dan frekuensi penggunaan produk penata rambut juga berpengaruh. Cara terbaik untuk menganalisis kapan Anda perlu keramas adalah dengan memeriksa ubun-ubun kepala.

"Jika Anda merasakan atau melihat penumpukan (yaitu, residu produk rambut) di kulit kepala, ini adalah sinyal bahwa sudah waktunya untuk mencuci," kata Dr. Gonzalez. Perhatikan juga apakah area tersebut gatal atau berminyak.

Ilustrasi rambut berwarna. [Unsplash]
Ilustrasi rambut berwarna. [Unsplash]

4. Usia

Sering bertambahnya usia, kulit kepala dan rambut cenderung memproduksi lebih sedikit minyak. Sehingga, tidak perlu sering keramas.

Menentukan seberapa sering keramas tidak hanya memastikan rambut senantiasa bersih, tapi juga menghindari konsekuensi yang tidak diinginkan.

Sebab keramas terlalu sering dapat menyebabkan kerapuhan, kekeringan, dan bahkan kerontokan rambut.

Hal ini akan menyebabkan helai rambut mudah patah, kusam, dan berketombe. Selain itu, rambut dan kulit kepala bahkan bisa menjadi lebih berminyak jika Anda terlalu sering keramas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Potret Sule dengan Gaya Rambut Baru, Dipuji Terlihat Lebih Muda

7 Potret Sule dengan Gaya Rambut Baru, Dipuji Terlihat Lebih Muda

Entertainment | Senin, 11 Oktober 2021 | 09:44 WIB

Tak Pernah Potong Rambut Selama 23 Tahun, Wanita Ini Dijuluki Rapunzel dari Rusia

Tak Pernah Potong Rambut Selama 23 Tahun, Wanita Ini Dijuluki Rapunzel dari Rusia

News | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 17:27 WIB

Viral Pengendara Dikira Boncengin Bocil Tidur, Ternyata pas Dizoom Bikin Ngakak

Viral Pengendara Dikira Boncengin Bocil Tidur, Ternyata pas Dizoom Bikin Ngakak

News | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 10:45 WIB

Terkini

Memutus Rantai Takdir Kemiskinan: Sekolah Rakyat ala Prabowo

Memutus Rantai Takdir Kemiskinan: Sekolah Rakyat ala Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Julio Cesar Siap Tempur, Persib Bandung Bidik Tiga Poin atas Melbourne Victory

Julio Cesar Siap Tempur, Persib Bandung Bidik Tiga Poin atas Melbourne Victory

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali

Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:02 WIB

BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel

BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel

Sumbar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Protein Hewani Mahal: Ketika Negara Maritim Gagal Memenuhi Gizi Rakyatnya

Protein Hewani Mahal: Ketika Negara Maritim Gagal Memenuhi Gizi Rakyatnya

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Danantara Bersiap Caplok Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Abu-abu

Danantara Bersiap Caplok Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Abu-abu

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Tak Perlu Ribet, Qlola Mobile BRI Permudah Akses Finansial Perusahaan

Tak Perlu Ribet, Qlola Mobile BRI Permudah Akses Finansial Perusahaan

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile

Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres

Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Slang Lokal ke Tren Global: Peluang Bahasa Indonesia Kuasai Algoritma Dunia

Slang Lokal ke Tren Global: Peluang Bahasa Indonesia Kuasai Algoritma Dunia

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:50 WIB

×