Psikolog: Orangtua Tak Perlu Lakukan Persiapan Khusus Saat Bonding dengan Anak!

Risna Halidi

Senin, 11 Oktober 2021 | 19:44 WIB
Psikolog: Orangtua Tak Perlu Lakukan Persiapan Khusus Saat Bonding dengan Anak!
Ilustrasi seorang ibu dan anak berbincang. (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Suara.com - Orangtua seharusnya tak membutuhkan persiapan khusus saat ingin membangun kedekatan secara emosional atau bonding time bersama anak. Hal itu diucapkan oleh Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo.

Kata Vera, bonding time tidak memerlukan persiapan khusus seperti mainan baru.

"Bisa kapan saja tergantung tersedianya waktu orang tua, jadi tetap harus diusahakan waktu setiap hari paling tidak 10-15 menit,” ujarnya dikutip Suara.com dari Antara, Senin (11/10/2021).

Kegiatan yang bisa dilakukan selama bonding time juga sangat beragam, mulai dari yang biasa dilakukan sehari-hari seperti makan bersama.

Saat di meja makan, anggota keluarga bisa melepaskan sejenak aktivitas memainkan gawai mereka, dan mencoba mengobrol tentang kegiatan hingga saling bercanda.

Aktivitas mendongeng sebelum tidur, menonton, berolahraga dan berjemur bersama juga bisa menjadi pilihan bonding time termasuk di masa pandemi COVID-19 saat ini.

“Bisa juga aktivitas mendongeng sebelum tidur, itu salah satu kegiatan yang bonding-nya dapat banget, ada interaksi, kedekatan fisik,” tutur Vera.

Khusus untuk anak yang masih usia bermain, menurut dia, cara termudah membangun bonding yakni bermain bersamanya. Cobalah duduk bersama anak lalu nikmati permainan bersamanya.

Apabila orang tua memiliki bayi, mereka bisa melakukan pijat bayi demi memberikan sentuhan fisik sembari bernyanyi.

baca juga

Di sisi lain, sang buah hati bisa sembari melihat ekspresi dan wajah bunda atau orang tuanya sehingga terjalin rasa hangat dan sayang pada momen itu.

Bonding time memiliki sederet manfaat khususnya bagi anak, salah satunya membuat mereka merasa diterima, disayangi, dihargai dan dihargai kehadirannya sehingga menjadi lebih percaya diri.

Vera mengatakan, adanya interaksi antara orang tua dana anak memungkinkan komunikasi jadi lebih terasah.

Anak bisa belajar cara mengungkapkan pendapat dan perasaannya pada orang tua karena ada kedekatan yang terjadi dan dia merasa nyaman dengan dirinya.

“Kalau dikaitkan dengan kreativitas, ketika anak diharapkan untuk kreatif pertama dia harus merasakan keleluasaan untuk berekspresi, adanya kebebasan untuk menunjukkan siapa dirinya."

Anak bisa sampai ke situ kalau dia merasa nyaman dengan dirinya, merasa dia diterima apa adanya, dihargai, disayang. Itu bisa didapatkan dari mana? Dari bonding time tadi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lemkapi Menilai Polri Sudah Profesional Tangani Dugaan Rudapaksa Anak di Luwu Timur

Lemkapi Menilai Polri Sudah Profesional Tangani Dugaan Rudapaksa Anak di Luwu Timur

Sulsel | Senin, 11 Oktober 2021 | 19:37 WIB

Bejat Betul! Seorang Guru Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Siswinya Saat Menulis

Bejat Betul! Seorang Guru Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Siswinya Saat Menulis

Sulsel | Senin, 11 Oktober 2021 | 19:34 WIB

Baim Wong Ungkap Nama Anak Kedua, Dapat Ide sebelum Subuh

Baim Wong Ungkap Nama Anak Kedua, Dapat Ide sebelum Subuh

Riau | Senin, 11 Oktober 2021 | 19:08 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×